Hallobogor.com, Bogor – Sejumlah pedagang kaki lima yang biasa membuka lapak di Jalan Raya Empang, tepatnya disepanjang jajaran ruko Ria Busana sebrang turunan BTM, tiba-tiba dikagetkan dengan adanya kebocoran gas milik Perusahaan Gas Negara (PGN) yang menyebabkan ledakan, Kamis (21/04/2016), malam.

Dari keterangan saksi mata di tempat, Herman selaku penjual bubur ayam menceritakan kejadian tersebut. Sekitar pukul 19.30 Wib Ia sedang berada hampir dekat dari ubin-ubin yang meledak tersebut. Namun terdengar suara ledakan sebanyak dua kali.

“Saat itu saya masih berjualan dan pembeli masih kosong. Namun tiba-tiba pas saya lagi duduk terdengar suara ledakan dua kali disusul ubin-ubin tempat kita berdiri meleburĀ  terangkat hingga berantakan. Bahkan tempat duduk pada terpental karena getaran dari ledakan tadi, ungkap Herman kepada Halloapakabar.com.



Setelah bunyi ledakan sebanyak dua kali lanjut Herman, tersilang beberapa menit kemudian barulah keluar asap. Saat itupun para pedagang disini langsung merapihkan dagangan takut terjadi hal-hal yang lebih besar lagi.

“Walaupun suara ledakannya tidak begitu kencang, tapi cukup mengagetkan semua pedagang disini. Untungnya dari ledakan tadi tidak ada api dan juga korban jiwa. Hanya bau gas yang keluar cukup terasa baunya hingga beberapa puluh meter dari tempat kejadian,” ucapnya.

Pantauan di lapangan, dua unit mobil damkar BPBD Kota Bogor turut membantu unit gas pipeline inspection service dalam menangani kebocoran gas milik negara tersebut. Pembongkaran pipa gas pun dilakukan hingga beberapa puluh meter untuk menemukan sumber kebocoran.

Belum diketahui apa penyebab terjadinya kebocoran gas yang mengakibatkan ledakan tersebut. Karena saat hendak diminta sedikit keterangan mengenai dugaan kebocoran tersebut, petugas PGN yang ada di tempat enggan memberikan komentar. (ndy).