Hallobogor.com, Bogor – Untuk lebih menggairahkan semangat Bogoh Ka Bogor, Relawan Bogoh Ka Bogor, menggelar sosialisasi gerakan relawan Bogoh Ka Bogor di Aula Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Jumat (22/01/2016). Kegiatan sosialisasi Gerakan Relawan Bogoh Ka Bogor dihadiri siswa siswi dari SMA/SMK se-Kota Bogor.

Walikota Bogor Bima Arya dalam sambutannya sempat bertanya kepada para peserta soal sebesar apa rasa cinta yang dimiliki para pelajar untuk Kota Bogor.

“Sebesar rasa cinta saya kepada orang tua,” jawab Iqbal siswa asal SMK N 4 Kota Bogor, seperti dikutip Halloapakabar.com. Senada dengan Iqbal, Amartya Hisyabillan siswi asal SMA N 6 Kota Bogor yang menjawab rasa cintanya untuk Kota Bogor ibarat kuku dijari.

Mendengar jawaban tersebut, Walikota Bogor Bima Arya mengungkapkan jika seseorang mencintai dengan seseorang, maka dia bersedia melakukan apapun untuk apa yang dicintai, namun tidak semua bisa mengungkapkan rasa cinta. “Begitu juga dengan Kota Bogor, namun tidak semua warga bisa mengekspresikan rasa cinta itu, ada yang semangat, ada yang biasa-biasa saja bahkan ada yang cuek. Namun apapun kondisinya, right or wrong Bogor is my city,” seru Bima dihadapan siswa siswi peserta sosialisasi.

Bima menambahkan, untuk menunjukan rasa cinta bagi Kota Bogor tidak perlu mengaplikasikan melalui hal-hal yang besar. “Jangan berpikir yang besar, mulailah dengan hal-hal yang kecil dan sederhana. Wujudkan cinta kita dengan berprilaku yang baik dan tertib serta berbudaya disiplin,” ujar Bima.

Menanggapi gelaran acara sosialisasi ini, Kadisdik Kota Bogor Edgar Suratman mengungkapkan rasa syukur dan bangganya. “Kita memiliki keinginan untuk memelihara, mencintai dan berbakti kepada Kota Bogor. Intinya orang bogor itu adalah orang yang memiliki nilai manfaat dan berkontribusi bagi Kota Bogor. Kata kuncinya, sebaik-baiknya manusia yang panjang umurnya dan banyak amal baiknya. Peradaban Kota Bogor memiliki magnet bagi dunia, ini harus dipelihara dan dibangkitkan mulai dari orang Kota Bogor itu sendiri. Salah satu konsep yang kami jabarkan adalah melalui semangat ngabogor yang terbagi dalam tiga prinsip yaitu ngabogor bodas, ngabogor bulao dan ngabogor hejo. Prinsip ini adalah produk lokal yang memiliki makna global,” terang Edgar.

Sosialisasi ini dilaksanakan dengan menghadirkan para nara sumber yang menjadi anggota Gerakan Bogoh Ka Bogor disamping Walikota Bogor dan Kadisdik Edgar Suratman sebagai narasumber utama.

Kegiatan ini dihelat untuk mengajak para generasi muda khususnya para pelajar untuk berkontribusi bagi Kota Bogor sesuai porsi dan potensinya. “Ini merupakan langkah awal kami, selanjutnya kami akan mengundang lebih banyak pelajar untuk bersama-sama melaksanakan aksi nyata. Kedepannya kami berencana melakukan sosialisasi kesekolah-sekolah yang ada di Kota Bogor,” tukas Ketua pelaksana, Amelia Mutawaqilla, mahasiswi Universitas Pakuan Bogor. (hrs).