Hallobogor.com, Cibinong – Badan Promosi dan Pariwisata Daerah (BPPD) Kabupaten Bogor terus mengencarkan promosi pariwisata Kabupaten Bogor ke luar negeri melalui kegiatan kunjungan ke Kualalumpur, Malaysia. Kunjungan ini merupakan balasan atas kunjungan Asosiasi Homestay Malaysia pada 21 November lalu.

Kunjungan ke Malaysia sekaligus untuk pertemuan bisnis dengan berbagai agen travel dari luar negeri guna meningkatkan koordinasi dan kerja sama dalam menjaring turis asing, menawarkan paket wisata Kabupaten Bogor, melakukan pertukaran budaya Bogor-Malaysia di Pahang. Termasuk melakukan pameran kerajinan dan kuliner serta berkunjung ke Homestay di Desa Murni Tomerhong, Pahang, (8-11/12/2016).

Dalam kunjungannya, BPPD Kabupaten Bogor juga  memboyong  para pelaku pariwisata di Kabupaten Bogor, antara lain IWAPI, PHRI, Dinas Pariwisata Kabupaten Bogor,  PT Sayaga Wisata Bogor, Dewan Kesenian, Asita, Studi Seni Indonesia, jurnalis, dan Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bogor Yuyud Wahyudin.

Ketua BPPD Kabupaten Bogor, H Zainal Syafrudin, menuturkan, banyak manfaat dan hikmah dapat diambil dalam kunjungan tersebut di mana jalinan bisnis antarkedua negara akan terus maju dan berkembang pesat khususnya di sektor pariwisata.

“Kami berharap kerja sama ini bisa terus ditingkatkan, pada kunjungan ini kami melihat homestay (rumah singgah) di Desa Murni Temerloh Pahang. Ini kami lakukan untuk pengembangan pariwisata di Kabupaten Bogor yang akan memberikan alternatif menginap bagi para wisatawan Kabupaten Bogor khususnya yang hendak ke Pahang. Kami juga berencana pada tahun yang akan datang akan meningkatkan promosi wisata Kabupaten Bogor dengan melakukan kunjungan ke negara Asia Pasifik dan ASEAN,” tutur Zainal pada saat ditemui di D”Arina Skyview Kulalumpur.

Di tempat yang sama, Country Manager Visit Indonesia Tourism Officer (VITO), Mohammad Shafie Obet menuturkan, dengan promosi wisata tersebut pihaknya meyakini Pariwisata Kabupaten Bogor akan dikenal di seluruh dunia, yang akan berdampak pada meningkatnya kunjungan wisatawan mancanegara ke Kabupaten Bogor.

“Kata kunci dalam pariwisata adalah promosi, sehingga orang asing bisa mengetahui potensi pariwisata di Kabupaten Bogor yang beragam,” ujar Obet.

Sementara itu, Timbalan Ketua Setiausaha (Kebudayaan) Kementerian Pelancongan dan Kebudayaan Malaysia, Y.Bhg Datuk Hj. Ab. Ghaffar bin A. Tambi mengungkapkan, pihaknya sangat mengapresiasi pertukaran budaya yang dilakukan di Desa Murni Temerloh, terutama mengapresiasi sport tourism di wilayah Kabupaten Bogor, seperti golf, adventure, paralayang, gantole, dan motorcross.

“Kami berharap agar Kabupaten Bogor dan Pahang dapat memperkuat kerja sama di bidang pariwisata lebih intens lagi. Sehingga baik wisata Bogor maupun wisata Pahang bisa sama-sama dikenal masyarakat di dunia yang dapat memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bogor, Rahmat Sujana.”Kabupaten Bogor akan terus memperluas kerja sama pariwisata di berbagai negara untuk terus meningkatkan jumlah wisatawan di Bumi Tegar Beriman,” katanya.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten bogor  Yuyud Wahyudin, menambahkan, pembangunan ekonomi melalui sektor pariwisata perlu lebih ditingkatkan dengan konsep- konsep inovasi dan promosi  untuk pengembangan pariwisata yang lebih baik.

“Kita berpandangan, orang datang ke Kabupaten Bogor karena faktor keindahan, kenyamanan di perjalanan menuju tempat wisata, kenyamanan hotelnya, keamanan selama melancong, dan keramahan masyarakat,” ucapnya.

Ia juga menyarankan, untuk mendongkrak sektor pariwisata di Kabupaten Bogor hal yang harus dilakukan Pemkab Bogor dan para pelaku pariwisata untuk bisa mempromosikan wisata Kabupaten Bogor lebih baik lagi dengan cara-cara yang unik. (cep)