Hallobogor.com, Bogor – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Kota Bogor siap merebut kursi Ketua DPRD Kota Bogor tanpa politik uang. Karenanya, Golkar membidik 11 kursi anggota legislatif dan menambah satu kursi di setiap daerah pemilihan (Dapil). Saat ini Golkar Kota Bogor meraih enam kursi dengan dua kursi berhasil diraih di dapil Bogor Barat.

Ketua DPD Partai Golkar Kota Bogor, Tauhid J Tagor, mengatakan, pihaknya sangat bersyukur karena pada usia yang ke-54 tahun ini, Golkar masih menjadi salah satu partai yang dipercaya oleh masyarakat. Maka, pihaknya berjanji akan mempertahankan dan menginstruksikan kepada seluruh kader Golkar di Kota Bogor untuk melakukan kerja baik, kerja cerdas, dan kerja bagus.

“Apalagi tahun 2019 nanti, kami akan menghadapi Pemilihan Umum dan Pemilihan Legislatif. Maka itu, kami minta kepada semua kader, khususnya caleg untuk menjaga nama baik partai dan bekerja secara jujur,” ungkapnya di sela syukuran Golkar ke-54 di kantor DPD Golkar Kota Bogor, Sabtu (20/10/2018).



Tagor pun meminta kepada para caleg Golkar yang maju di Pileg 2019 untuk tidak melakukan politik uang. “Kader Golkar harus bersih, kerja cerdas, dan jangan sampai tersandung kasus gara-gara melakukan pelanggaran saat kampanye. Caleg Golkar harus bekerja apa adanya, jangan buat janji-janji muluk kepada masyarakat, hindari politik uang atau membeli suara. Tapi harus membeli hati masyarakat dengan kerja nyata dan pengabdian kepada masyarakat,” tambahnya.

Untuk itu, Tagor juga mengimbau kepada masyarakat untuk memilih caleg yang betul-betul bisa menjadi wakilnya masyarakat di legislatif, agar ke depan segala kebijakannya bisa diawasi oleh rakyat. Kepada nasyarakat pun, jangan ada kata “wani piro”. Kalau sudah begitu yang ada jual beli.

“Kami melakukan kerja sama batin antara caleg dan masyarakat, sehingga ke depan kalau caleg kami terpilih tentu aspirasi-aspirasi yang ada di masyarakat bisa ditampung di parlemen,” terangnya.

Tagor menjelaskan, bahwa caleg Golkar Kota Bogor tahun ini memiliki kualitas yang sama. Artinya, semua caleg dari nomor satu hingga terakhir memiliki kualitas individu yang tidak terlalu jauh dengan yang lain, karena sebelumnya Golkar sudah menyeleksi kader-kader yang maju di Pileg ini.

“Intinya teman-teman di Golkar harus kerja serius, kerja jujur, kerja cerdas, kerja bagus. Mudah-mudahan target 11 kursi bisa didapatkan atau target menambah satu kursi setiap dapilnya dari enam kursi yang telah diraih,” pungkasnya. (dns)