Hallobogor.com, Bogor – Gerakan Tanam Pohon (GTP) kembali menanam pohon yang ke-205 di lapangan serba guna komplek perumahan Taman Cibalagung, Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Minggu (3/2/2019). Kali ini GTP menanam pohon jenis mahoni dan pohon kemang. Selain itu puluhan pohon lainya di tanam di bantaran kali Cisadane dan Kali Cikaret.

Hal itu diapresiasi oleh Wasekjen Koordinator Bidang Kepartaian DPP partai Golkar Budhi Setiawan yang kini nyalon di DPR-RI Dapil Kota Bogor Kabupaten Cianjur yang hadir dalam agenda mingguan tersebut. Ia mengatakan, penanaman pohon yang dilakukan GTP sangat luar biasa.

“Kenapa saya sebut luar biasa, memang penanganan lingkungan ini nggak bisa disebut sebagai gerakan yang parsial kalau kita mau menangani lingkungan, seperti di Jakarta lingkungannya memang harus dipengaruhi dari wilayah sekitarnya. Jadi GTP yang ada di Bogor ini maka bisa meluas, misalnya sampai ke sekitar Bekasi termasuk DKI Jakarta dan Tangerang. Untuk menangani masalah lingkungan terutama masalah banjir di DKI Jakarta,” ujarnya.

Jika kelak dirinya terpilih di DPR RI, kata Budhi, tentu kontribusi kepada gerakan GTP ini akan semakin jelas mengingat GTP ini juga diinisiasi oleh saudara Heri Cahyono yang merupakan adik kelasnya semasa di IPB. “Ia juga kawan perjuangan di partai, tentunya buat saya akan lebih konkret apabila terpilih nanti untuk membantu GTP ini untuk lebih meluas terutama ke kalangan generasi muda untuk bisa ikut membantu gerakan ini bisa bergulir di masyarakat,” imbuhnya.

Sementara inisiator GTP, Heri Cahyono menyampaikan, bahwa penanaman kali ini ada pohon Mahoni dan Kemang. Pohon-pohon tersebut merupakan pohon yang menjadi khas di Kota Bogor. Namun, saat ini pohon tersebut tidak terlalu dikenal di kalangan anak-anak, sehingga GTP ingin memperkenalkan kembali melalui penanaman pohon.

“Saya rasa sekarang ini anak-anak tidak begitu mengenal pohon kemang. Makanya, kita tanam sebanyak 20 bibit pohon kemang, supaya anak cucu kita kelak nanti bisa menikmatinya dan memeliharanya dengan baik,” kata Heri Cahyono.

Sedangkan pohon mahoni, bisa menahan longsor. Sehingga, pihaknya menanam mahoni di sisi kiri dan kanan sungai Cisadane. Ia juga menyebutkan bahwa dua pohon ini merupakan pemberian dari Kebun Raya Bogor yang kemudian ditanam kembali oleh GTP di perumahan-perumahan yang ada di Kota Bogor.

Sedangkan Ketua RW 05 Perumahan Cibalagung, Ngangrang Supriadi, mengaku sangat mendukung kegiatan yang dilakukan GTP. Sebab di komplek ini termasuk komplek yang tua (sudah lama) di halaman rumahnya pun sekarang sudah seperti hutan karena sudah sekitar 33 tahun, jadi dengan kegiatan ini sangat positif dan banyak sekali manfaatnya bagi masyarakat khususnya untuk generasi muda.

“Menanam pohon ini kan untuk masa depan, artinya kalau menanamnya sekarang berati bisa dirasakan oleh kita semua, bahkan dapat dirasakan juga oleh anak cucu kita ke depan,” pungkasnya. (dns)