Hallobogor.com, Bogor – Komunitas Gerakan Tanam Pohon (GTP) Kota Bogor menegaskan bahwa GTP tidak akan ditumpangi oleh kepentingan politik menjelang Pilkada maupun Pileg dan Pilpres. GTP tetap akan istiqomah dan murni sebagai gerakan lingkungan.

“Sudah sering saya menekankan bahwa GTP adalah murni gerakan untuk lingkungan, bukan gerakan politik apapun,” tegas inisiator GTP, Heri Cahyono, di sela aksi penanaman pohon ke-169 di halaman Kantor Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Minggu (11/3/2018).

Heri Cahyono menjelaskan, konsistensi GTP dalam membangun rasa kepedulian masyarakat Kota Bogor untuk menjaga lingkungan dengan menanam pohon ini sudah mendapat perhatian khusus dari masyarakat.

“Ya kegiatan GTP ini selalu dipantau oleh masyarakat dari semua kalangan baik itu melalui media sosial maupun dari cerita-cerita anggota komunitas GTP. Jadi dengan semakin banyaknya anggota baru yang hadir dan juga banyak permintaan-permintaan dari setiap wilayah di Kota Bogor agar giat tanam pohon dapat dilaksanakan di wilayahnya, artinya giat GTP memiliki nilai positif bagi masyarakat Kota Bogor khususnya,” papar Heri.

Heri mengakui, yang tergabung dalam komunitas GTP ada banyak politikus dari berbagai partai politik. “Tapi saya pertegas lagi, ini murni gerakan lingkungan bukan gerakan politik atau partai apapun. Giat ini murni untuk sama-sama membangun dan menyampaikan rasa kepedulian kita semua, terhadap lingkungan kita pada khususnya untuk Kota Bogor,” tandas Heri yang juga Wakil Ketua DPRD dan Sekretaris DPD Partai Golkar Kota Bogor ini.

Apresiasi positif terhadap kegiatan GTP ini salah satunya datang dari wanita yang selalu bergelut dengan dunia otomotif yaitu Ratu Una. Ia beserta komunitasnya ikut serta dalam kegiatan menanam pohon ke-169. Wanita yang akrab disapa Ratu ini sering melakukan kegiatan bakti sosial dengan komunitasnya di Jakarta dan kini tertarik dengan kegiatan GTP setelah memantaunya di media sosial.

“Saya mengikuti GTP ini karena di Kota Bogor ini selain dari curah hujannya cukup tinggi, juga rawan terjadinya banjir. Jadi untuk saya ini penting untuk diikuti, dimulai dari diri saya sendiri, keluarga, juga tetangga saya akan terapkan kepedulian terhadap lingkungan salah satunya dengan menanam pohon,” ujarnya. (dns)