Hallobogor.com, Bogor – Sebuah gudang percetakan dan penyimpanan kertas di Gang Murni RT03/11, Jalan Empang, Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, ludes dilalap si jago merah, Jumat (22/4/2016) pagi. Api yang melalap gudang yang bernama Toko Matahari tersebut  terjadi sekitar pukul 09.50 WIB.

Menurut salah satu saksi mata di lokasi kejadian, Solihin (38) mengatakan, awalnya ia melihat kepulan asap pekat yang berasal dari sebuah percetakan kertas, tepatnya dibelakang kampus GICI. “Tadi saya cuma lihat ada kepulan asap, terus pekerja percetakan itu teriak kebakaran,” katanya.

Dia juga mengatakan, para pekerja di percetakan tersebut sempat melakukan pemadaman dengan peralatan yang seadanya, namun tak mampu memadamkan api tersebut. “Tadi saya sempet ngeliat pegawai di sana berusahan memadamkan api, tapi kepulan asapnya semakin banyak,” jelasnya, seperti.



Masih dilokasi kejadian Haryanto, pemilik toko mengatakan kebakaran ini akibat kecerobohan pegawainya yang hendak memasak air di tungku. Minyak tanah tiba-tiba tersenggol kemudian tumpah. Seketika itu dengan cepat api menjalar area sekelilingnya.

Dalam kejadian ini sedikitnya 7 unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor dan 1 unit bantuan dari Kabupaten Bogor diturunkan untuk memadamkan kobaran api yang melalap gudang kertas, plastik dan kardus di lantai dua tersebut.

Komandan Regu (Danru) BPBD Sukasari,  Jaya Thohang mengatakan, kebakaran ini terjadi akibat kelalaian manusia. Sumber api sendiri berasal dari tungku yang disulut dengan menggunakan kayu bakar. “Tidak ada kesulitan dalam proses pemadaman tersebut. Hanya saja gudang kecil tersebut memiliki fentilasi udara yang kurang. Sedangkan disekelilingnya banyak terdapat benda yang mudah terbakar,” jelas Jaya kepada hallobogor.com.

Jaya menambahkan, api sudah dapat dikuasai hanya saja proses pendinginan terus dilakukan di titik lokasi kebakaran. Asap dari kebakaran ini sangat tebal di sebabkan karena ada zat kimia sebagai bahan percetakan sablon kertas,  plastik, dan kardus.

Saat berita ini diturunkan, pukul 12.00 siang di lokasi api sudah padam dan mobil-mobil damkar sudah kembali pada posnya masing-masing. (ndy/hrs).