Hallobogor.com, Bogor – Peringatan Hari Kartini, Perempuan Bogor Anti Korupsi (PBAK) melakukan aksi membagi-membagikan mini note, pin dan stiker bertulisan Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK), Kamis (21/4/2016).

Ketua PBAK Hania Rahma mengatakan, SPAK merupakan program yang diusung oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan didukung Indonesia Australia Partnershif For Justice. Pihaknya dalam aksinya membagikan sedikitnya 5.000 paket.

Dalam mini note yang dibagikan, disebutkan Hania, berisikan edukasi kepada masyarakat untuk tidak berprilaku korupsi yang harus ditanamkan mulai dari diri sendiri keluarga dan masyarakat pada umumnya. “Ada 1.000 lebih gerakan SPAK melakukan aksi seperti ini di 32 provinsi di Indonesia. Di Kota Bogor sendiri ada 15 agen SPAK,” kata Hania, seperti dikutip Halloapakabar.com.

Dirinya berharap aksi tersebut bisa meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak berprilaku korupsi. “Kami harap dengan aksi ini masyarakat bisa kontrol dan menjauhi prilaku korupsi sehingga tercipta keadilan di negeri ini,” harapnya.

Sementara itu tempat menjadi sasaran dalam melaksanakan sosialisasi, edukasi dan kampanye anti korupsi ini, diantaranya sekolah-sekolah, RSUD, RS PMI, Stasiun Bogor dan Satuan Manunggal Satu Atap (Samsat) Kota Bogor. “Yang kami kunjungi adalah tempat-tempat publik dan tempat pelayanan,” tandasnya.(hrs).