Hallobogor.com, Bogor – Ketua Ikatan Alumni-Universitas Terbuka (IKA-UT) Unit Program Belajar Jarak Jauh (UPBJJ) Wilayah Bogor periode 2013-2017, Abdul Haris Maraden, kembali terpilih menjadi ketua untuk periode 2017-2021. Ia terpilih dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) II IKA-UT UPBJJ wilayah Bogor di Hotel Whiz Prime, Jalan Pajajaran Kota Bogor, Minggu (16/4/2017).

Muswil II bertema “konsolidasi dan penguatan jejaring sampai dengan ke tingkat kecamatan untuk pengembangan potensi SDM” ini, diikuti oleh anggota IKA-UT Wilayah Bogor dari Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kota Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, dan Kabupaten Cianjur. Hanya dari Depok yang tak hadir. 

Abdul Haris Maraden mengatakan, beberapa program kegiatan yang akan menjadi fokus ke depan antara lain konsolidasi agar kepengurusan alumni UT sampai ke tingkat kecamatan, pemberdayaan anggota dan masyarakat, dan pendampingan atau advokasi bagi anggota. Terkait pendampingan hukum ini, di sela Muswil juga dilaksanakan penandatanganan MoU bantuan hukum untuk anggota alumni UT dengan Kantor Hukum JP Winarta.

“Selain itu tetap membangun citra positif dan membantu program UT dengan membangun jaringan. Lulusan UT itu banyak yang berkualitas dan berhasil. Ketua Pusat Alumni UT itu Linda Agum Gumelar, Wiranto,” katanya. 

Sedangkan program terdekat yang akan dilakukan IKA-UT Wilayah Bogor, kata Haris, akan mendirikan yayasan untuk bangun PAUD, TK, dan SMK. “Jumlah alumnus UT Bogor saat ini 11.000 selama 7 kali wisuda. Yang aktif 5.300 anggota. Nah, bagi anggota yang aktif dan empat kelompok belajar (pokjar) akan kami ajak ke Malaysia untuk study banding,” tegasnya didampingi Sekretaris Darman. 

Dewan Pembina IKA-UT Bogor sekaligus Ketua UT UPBJJ Bogor, Budi Utoyo, mengapresiasi gerak para alumni UT Bogor karena mengalami banyak kemajuan, salah satunya advokasi hukum bagi anggotanya. “Saya tetap bangga jadi alumni UT. Mahasiswa UT mempersatukan NKRI karena ada di seluruh pelosok negeri. Alumni mahasiswa UT dari Bogor saja ada 11 ribu dan ada 310 ribu nasional. Belum lagi yang di luar negeri,” ungkapnya.

Wakil Ketua IKA-UT Wilayah Bogor, Suyoto, menambahkan, bahwa peran Ikatan Alumni UT sangat strategis karena ikut serta menyukseskan atau sosialisasi program kerja UT, membantu mahasiswa yang mengalami kesulitan ekonomi tak bisa membayar biaya kuliah, dan menjalin silaturahmi antaralumni.

“Sekarang fasilitas kuliah di UT makin lengkap dengan berbasis IT. Mahasiswa juga bisa mengikuti pembelajaran di RRI dan televisi edukasi. Kami bangga UT satu-satunya yang diresmikan oleh presiden. Di luar negeri juga ada,” kata Suyoto diamini pengurus IKA-UT Bogor asal Sukabumi, Dr. Suyana. (cep