Hallobogor.com, Megamendung – Setelah puluhan tahun menanti, warga Kampung Coblong RT 2/2 Desa Sukakarya, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, akhirnya bisa tersenyum.

Akses Kampung Coblong dan Kampung Sukakarya kini terhubung dengan layak setelah infrastruktur jembatan rampung dibeton.

Sebelumnya, kedua kampung itu hanya dihubungkan melalui jembatan bambu yang cukup berbahaya bagi keselamatan para penyeberangnya. Bahkan, disaat masih jembatan bambu, anak-anak sekolah dasar terpaksa jarang masuk sekolah ketika musim hujan karena takut jembatan itu ambruk.



“Dulu disaat jembatan masih terbuat dari bambu, disaat musim hujan kami saat ketakutan, takut hanyut oleh air hujan. Tetapi, kini Pemerintah Desa sudah membuatkan jembatan itu diganti dengan beton,” ujar Henny, warga Kampung Coblong.

Kades Sukakarya, Siti Asliah, mengatakan, pembangunan jembatan yang diikuti oleh pembangunan betonisasinya sepanjang 500 meter, merupakan pengalokasian dana dari dana desa (DD).

“Kampung Coblong sejak lama mengharapkan sekali dibangunnya jembatan beton. Mengingat jembatan bambu yang ada cukup berbahaya. Kami pemerintahan desa memokuskan untuk pembangunan jembatan tersebut.

Dan, untuk biaya pembangunan jembatan plus betonisasi sepanjang 500 meter itu, memanfaatkan dana desa dari Provinsi Jabar,” ujar kades.

Sementara itu, di desa lain, Pemdes Kuta, Kecamatan Megamendung memanfaatkan dana desa sebesar Rp80 juta untuk membangun gedung kantor desa.

“Kantor desa yang ada sudah cukup kusam. Dan kini kami bangun dengan ditingkatkan menjadi dua lantai,” ujar Kades HM. Rohmatul Falahudin.(Dang)