Hallobogor.com, Tamansari – Kekeringan air dimusim kemarau yang terus menjadi ancaman bagi warga Desa Sukaluyu, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, diyakini akan teratasi dibulan Oktober mendatang (bulan depan).

Pasalnya, Perangkat Desa setempat sejak dua pekan kemarin sudah mulai mengerjakan pemasangan saluran air menggunakan pipanisasi (pralon) yang nantinya akan didistribusikan melalui rumah-rumah warga yang membutuhkan.

“Baru dua minggu kemarin pengerjaan pemasangan pralon sudah dilakukan, dan saluran air sebagian sudah mengalir kerumah warga, rencana bulan depan air sudah bisa beroperasi secara keseluruhan, “ujar Sarip, Kepala Desa Sukaluyu.

Sarip menjelaskan, pengerjaan pipanisasi untuk saluran air bersih atas permintaan warga, dan sepenuhnya akan dikelola oleh desa setempat, sebagai penanggung jawab.

Air pun didistribusi ke lima titik yang dijadikan pusat pembagian air, meliputi 5 RW. Namun, untuk pembagian airnya, akan diatur kedepan, yang mendapat air hanya mereka yang membutuhkan dan tempat-tempat krisis kekeringan yang sudah parah.

“Air ditarik dari bak penampungan PDAM Kahuripan yang berlokasi tidak jauh dari Kantor Desa. Sumber air dari bak penampungan berasal dari mata air cibinong,” kata Sarip.

“Untuk sementara air akan dibagi kelima titik dilima RW. Dari empat titik itulah warga mendapat akan mendapatkan air,” pungkasnya. (Dani)