Hallobogor.com, Bogor – Hujan deras setiap hari yang terus mengguyur Kecamatan Ciawi dan kawasan selatan Kabupaten Bogor mulai mengakibatkan bencana tanah longsor. Peristiwa longsor ini seperti terjadi di Kampung/Desa Teluk Pinang RT 4/3, tepatnya di belakang pabrik PT Balebat.

Konstruksi tembok penahan tebing (TPT) ambrol sepanjang kurang lebih 20 meter dengan tinggi kurang lebih 10 meter. 

Meski tidak ada korban jiwa, namun warga sekitar mulai merasa cemas bakal terjadi longsor susulan. Karena, di sekitar rumah mereka telah terjadi retak-retak tanah sekitar kurang lebih puluhan sentimeter akibat gerakan tanah longsor.

Pengawas UPT Pengairan Wilayah 4 Ciawi, H. Dedi Junaedi, yang ditemui di lokasi, mengatakan, akibat curah hujan yang deras sehingga debit air meningkat pada saluran air di sebelah TPT.

Selain itu, saluran air tersumbat akibat banyaknya sampah yang terseret arus yang nyangkut di sela sela saluran dan mengakibatkan air meluap lantas menjebol TPT.

“Ini diduga akibat tembok yang telah lapuk termakan usia sehingga tanah menjadi labil sehingga tak mampu menahan resapan air dan mengakibatkan tembok sekitar pabrik jebol kurang lebih sekitar 20 meter,” ujarnya.

Dedi mengharapkan semua pihak baik warga maupun perusahaan sadar agar menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah ke saluran. “Agar ketika yerjadi hujan saluran tidak tersumbat seperti terjadi saat ini,” tegasnya. (wan)