Hallobogor.com, Bogor – Sejak tanggal 10 Juli 2018, pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi-Jaro Ade – Ingrid Kansil MP Kansil telah mendaftarkan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Gugatan dengan nomor perkara 28/PHP.BUP-XVI/2018 ini telah dikabulkan MK pada Senin 23 Juli 2018 dan telah dicatat dalam Buku Registrasi Perkara Konstitusi (BRPK).

Selanjutnya, sidang perdana dengan pokok perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Bupati Bogor Tahun 2018 dengan Termohon Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bogor ini sudah dijadwalkan pada Kamis 26 Juli 2018 pukul 09.00 Wib dengan agenda pemeriksaan pendahuluan.

Berdasarkan surat Permohonan Pembatalan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bogor Nomor: 155/PL.03.6-BA/3201/KPU-Kab/VII/2018 tentang Rekapitulasi Hasil Perhitungan Suara Pasangan Calin Dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bogor Tahun 2018, yang disampaikan tim kuasa hukum paslon JADI dari AWK&Partners yang digawangi AH. Wakil Kamal, SH., MH., rincian gugatan berisi sebanyak tujuh petitum, yaitu;



“Berdasarkan uraian dan alasan-alasan tersebut di atas, mohon kepada Mahkamah Konstitusi RI untuk menjatuhkan Putusan sebagai berikut:

1. Mengabulkan Permohonan Pemohon untuk seluruhnya;

2. Menyatakan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bogor Nomor: 155/PL.03.6-BA/3201/KPU-Kab/VII/2018 tentang Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pasangan Calon Dalam Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Bogor Tahun 2018, Jo. Berita Acara Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bogor Nomor:
226/PL.03.6-BA/3201/KPU-Kab/VII/2018, tentang Hasil Penghitungan Suara di Tingkat Kabupaten Bogor tertanggal 6 Juli 2018, adalah batal, tidak sah serta tidak mempunyai kekuatan hukum yang mengikat;

3. Menetapkan perolehan suara masing-masing Pasangan Calon yang benar dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bogor Tahun 2018 yakni sebagai berikut; untuk Paslon Nomor Urut 1 Fitri Putra Nugraha-Bayu Syahjohan 177.153, Paslon Nomor Urut 2 Ade Yasin-Iwan Setiawan 847.008, Paslon Nomor Urut 3 Jaro Ade-Ingrid Kansil 859.444, Paslon Nomor Urut 4 Gunawan Hasan-Ficky Rhoma Irama 100.745, serta Paslon Nomor Urut 5 Ade Wardhana Adinata-Asep Ruhiyat 168.733. (Selisih suara No 3 unggul 12.436 suara dibanding Nomor 2).

4. Memerintahkan Termohon untuk menetapkan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati No. Urut 3 Kabupaten Bogor yakni Ade Ruhandi/Jaro Ade – Ingrid Maria Palupi Kansil sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bogor Tahun 2018 dengan peroleh suara terbanyak sebesar 859.444 (delapan ratus lima puluh sembilan ribu empat ratus empat puluh empat) suara;

5. Atau setidak-tidaknya membatalkan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bogor Nomor: 155/PL.03.6-BA/3201/KPU-Kab/VII/2018 tentang Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pasangan Calon Dalam Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Bogor Tahun 2018, Jo. Berita Acara Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bogor Nomor : 226/PL.03.6-BA/3201/KPU-Kab/VII/2018, tentang Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Di Tingkat Kabupaten Bogor tertanggal 6 Juli 2018 sepanjang berkenaan dengan perolehan suara di 22 (dua puluh dua) Kecamatan se-Kabupaten Bogor, terjadi pelanggaran yakni kecamatan Babakan Madang, Kecamatan Cibinong, Kecamatan Cigombong, Kecamatan Cigudeg, Kecamatan Cileungsi, Kecamatan Cibungbulang, Kecamatan Citeureup, Kecamatan Gunung Putri, Kecamatan Gunung Sindur, Kecamatan Jasinga, Kecamatan Jonggol, Kecamatan Kemang, Kecamatan Klapanunggal, Kecamatan Megamendung, Kecamatan Parung, Kecamatan Sukajaya, Kecamatan Sukamakmur, Kecamatan Sukaraja, Kecamatan Bojong Gede, Kecamatan Cisarua, Kecamatan Ciampea, dan Kecamatan Tenjo,

6. Dan atau setidak-tidaknya memerintahkan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bogor untuk dilakukannya Pemilihan Suara Ulang akibat adanya Pemilih yang menggunakan hak pilih akan tetapi tidak terdaftar di daftar Pemilih Tetap (DPT) dan dimasukkan ke dalam Pemilih Tambahan (DPTb) akan tetapi Ketua Panita Pemungutan Suara (KPPS) sebagai perpanjangan Termohon di TPS tidak melegalkan proses Pemilih Tambahan menjadi pemilih sah, karena tidak dimasukkan dalam Form ATb.KWK di 40 kecamatan Kabupaten Bogor, yakni Kecamatan Babakan Madang, Bojong Gede, Caringin, Cariu, Ciampea, Ciawi, Cibinong, Cibungbulang, Cigombong, Cigudeg, Cijeruk, Cileungsi, Ciomas, Cisarua, Ciseeng, Citeureup, Dramaga, Gunung Putri, Gunung Sindur, Jasinga, Jonggol, Kemang, Klapanunggal, Leuwiliang, Leuwisadeng, Megamendung, Nanggung, Pamijahan, Parung, Parungpanjang, Rancabungur, Rumpin, Sukajaya, Sukamakmur, Sukaraja, Tahurhalang, Tamansari, Tanjungsari, Tenjo, dan Tenjolaya.

7. Memerintahkan kepada Termohon untuk melaksanakan putusan ini.
Apabila Mahkamah berpendapat lain mohon putusan yang seadil-adilnya (ex aequo et bono)”.

Terpisah, menanggapi materi gugatan tersebut, politikus kahot Bogor H. Endang Kosasih mengemukakan bahwa timbulnya gugatan sengketa Pilkada Bupati Bogor ke MK merupakan pembelajaran politik bagi semua pihak, khususnya bagi masyarakat Kabupaten Bogor.

“Intinya, gugatan ini selain meminta hak rakyat yang sudah memilih juga memberi pelajaran politik. Selain itu juga untuk mengingatkan bahwa tidak ada kejahatan yang sempurna yang tidak meninggalkan bekas,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, jika dipelajari lebih lanjut materi gugatan Paslon JADI tidaklah sembarangan. “Berdasarkan hasil evaluasi terhadap rangkaian proses pemungutan dan perhitungan di TPS sampai dengan rekapitulasi hasil perhitungan suara di tingkat Kabupaten terdapat temuan dan fakta-fakta pelanggaran pemilu, dan semua itu lengkap dengan bukti-bukti dan saksinya,” kata politisi senior ini.

Ditanya lebih lanjut soal selisih suara yang menjadi persyaratan formal gugatan ke MK sesuai pasal 158 huruf d UU No. 10 Tahun 2016, Endang Kosasih menegaskan bahwa pokok gugatan Paslon JADI ke MK bukanlah soal selisih suara antara Paslon Nomor 3 dengan Nomor 2 dan bukan menguji konstitusionalitas pasal 158 tersebut.

“Akan tetapi soal fakta hukum yang menyebabkan terjadinya selisih suara, cacat prosedur atau cacat hukum dalam penyelenggaraan, serta pelanggaran dan faktanya manipulasi untuk memperlebar selisih suara antar Paslon,” tandasnya. (cep)