Hallobogor.com, Cibinong – Suhu perebutan kursi Pemuda 1 Kabupaten Bogor makin memanas. Sejumlah kandidat Ketua DPD KNPI pun sudah muncul ke permukaan dan siap adu gagasan dan program untuk membawa DPD KNPI Kabupaten Bogor yang lebih baik lagi ke depan.

Dari kabar yang dihimpun, Musyawarah Daerah (Musda) DPD KNPI Kabupaten Bogor yang akan digelar pada 3 Mei 2019 mulai mengerucut bakal diikuti oleh empat kandidat. Mereka adalah Fikri Ikhsani (birokrat), Agus Budi (birokrat), Wahyu Chaniago (birokrat), dan Achmad Hidayat (BUMD). Namun diaayangkan dari kalangan individual dan akademisi tidak ada yang muncul.

Perhelatan perebutan Ketua DPD KNPI Kabupaten Bogor ini diprediksi bakal seru. Sebab, masing-masing kandidat memiliki kapabilitas, latarbelakang, dan dukungan solid.

Menyikapi hal ini, Ketua Pimpinan Cabang Himpunan Mahasiswa Al-Washliyah (Himmah), Moch. Nurul Nasruli ikut memberikan catatan penting. “Semua kandidat menurut saya tidak masalah. Mereka orang-orang potensial yang memang layak untuk dicalonkan atau mencalonkan. Dari nama-nama kandidat tersebut, beliau-beliau adalah pemuda-pemuda terbaik dari sekian banyak orang di masing-masing organisasinya,” ucapnya.

Moch. Nurul Nasruli yang akrab disapa Buyung ini mengatakan, dirinya yang saat ini juga tercatat sebagai Wakil Sekretaris Bidang Olahraga DPD KNPI Kabupaten Bogor menitipkan harapan besar kepada para calon ketua. “Tentunya harapan saya pertama, di antara kandidat yang mencalonkan semoga dapat membawa KNPI lebih baik serta dapat dirasakan manfaatnya oleh khalayak. Selain itu dapat dirasakan manfaatnya oleh generasi muda yang berhimpun di organisasi kepemudaan. Ketua DPD KNPI juga harus bisa membawa KNPI sebagai organisasi kepemudaan yang dapat dirasakan manfaatnya oleh pemuda-pemuda desa di seluruh wilayah Kabupaten Bogor,” ungkapnya.
imbuh nya.

Buyung menegaskan, bagi para calon pemilih (OKP & PK KNPI) se-Kabupaten Bogor harus bisa mengenali para calon kandidat. “Saran saya kepada kawan-kawan OKP dan PK, jika ingin KNPI Kabupaten Bogor lebih baik, pertama, kawan-kawan OKP dan PK harus memilih sosok kandidat yang pernah memimpin sebuah organisasi baik OKP tingkat Kabupaten Bogor atau PK KNPI tingkat kecamatan. Sebab menjalankan sebuah organisasi sebesar KNPI itu harus memiliki kematangan berorganisasi setidaknya dia sukses menjalankan roda organisasinya sebagai ketua organisasi,” bebernya.

Kedua, lanjutnya, kawan-kawan OKP harus memilih kandidat yang visioner dalam program-program pembinaan kepemudaan baik setelah jadi ataupun sebelum jadi.

“Dan yang ketiga, jangan selalu tergantung kepada penguasa daerah. Dalam hal ini Bupati Bogor. Sebab menjadi Ketua DPD KNPI itu harus mandiri, tidak tergantung kepada siapapun, apalagi kepada kepala daerah. Saya yakin bupati dalam hal ini tidak akan ikut intervensi ke ranah Musda KNPI. Bupati sangat percaya bahwa siapapun yang menjadi Ketua DPD KNPI Kabupaten Bogor itu adalah pemuda yang terbaik pilihan kawan-kawan organisasi pemuda se-Kabupaten Bogor. Untuk itu kita sebagai agen intelektual harus bisa menjaga kehormatan bupati untuk tidak selalu membawa-bawa nama bupati,” tandas Buyung. (cep)