Hallobogor.com, Bogor – Institut Pertanian Bogor membuka tempat belanja produk-produk pertanian berkualitas hasil inovasi peneliti, bernama Botani Mart, berlokasi Jl Raya Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kepala Subbidang Pengelolaan Bisnis, Direktorat Bisnis dan Manajemen Aset Komersial IPB, Dr Burhanuddin di Bogor, Rabu (28/11/2018) menyebutkan, Botani Mart menjadi pasarnya para inovator IPB.

“Botani mart adalah pasar milik IPB yang berbasis pengalaman dan bergaya milenial,” kata Burhanuddin. Ia menjelaskan, Botani Mart mengintegrasikan aktivitas bisnis pertanian di hulu sampai ke hilir.

Mulai dari benih sampai ke meja makan. Menyediakan beragam jenis produk yang dirancang secara khusus memenuhi banyak titik kebutuhan, yang dikirim oleh para inovator yang berkiprah di departemen, pusat, fakultas dan lembaga serta inovator binaan IPB. Lokasi Botani Mart berada tidak jauh dari Kampus IPB Dramaga, dibuka secara resmi oleh Rektor IPB Dr Arif Satria pada Sabtu (24/11) lalu.

Botani Mart dirancang khusus didalamnya terdapat agrotourism, agrimart, travel yang berkesinambungan, jual beli buah, aneka tanaman hias, bibit, benih, pupuk dan aneka sayur mayur. “Botani mart juga dirancang kekinian dan instagramable, selain bisa berbelanja produk pertanian, kuliner, juga bisa sua foto, ada titik-titik yang iconik untuk intragramable,” kata Burhanuddin.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Inovasi, Bisnis dan Kewirausahaan IPB, Prof Erika Budiarti Laconi menyebutkan, Botani Mart mempresentasikan hasil-hasil karya terbaik dosen-dosen IPB di bidang pangan, biomedis, biofertilizer, feed (pakan), benih, dan bibit tanaman hias, tanaman buah, dan sayuran. “Botani Mart hadir sebagai jawaban terhadap pertanyaan banyak orang untuk mendapatkan produk-produk IPB,” kata Erika.

Erika menyebutkan, produk inovasi yang dipasarkan di Botani Mart IPB sudah mengikuti uji kualitas. Ke depan, produk yang siap diluncurkan sudah ada brand IPB yang tersertifikasi.

“Dengan adanya Botani Mart ini masyarakat dapat langsung datang membeli produk inovasi dari IPB,” kata Erika. Ia menambahkan, tahun depan, IPB menargetkan tiga konsep yang akan dikerjakan yaitu pengembangan air minum (mineral), pengembangan pabrik roti dan agro tourism. “IPB harus punya pabrik air minum mineral, punya pabrik roti tanpa terigu yang lebih enak dan sehat dan agro tourism yang besar,” kata Erika. Sementara itu, Direktur Bisnis dan Manjemen Aset Komersial IPB, Dr Jaenal Abidin dalam laporannya menjelaskan, Botani Mart dibuka dalam rangka untuk menambah unit bisnis di IPB yang berbasis pertanian. “Botani Mart juga memiliki misi memberikan edukasi kepada pengunjung tentang ‘botanical knowledge’. Pengunjung dapat mengenal bunga-bunga dan buah lokal,” kata Jaenal.

Lokasi Botani Mart cukup strategis, keluar dari Kampus IPB Dramaga, terlepas dari kemacetan yang terjadi di depan kampus, masyarakat bisa singgah untuk menghilangkan penat, atau menunaikan shalat, di Mushola, dan menikmati keindahan pemandangan, berbagai bunga, serta kelezatan restoran berbahan baku jamur.

Ini sejalan dengan harapan Rektor IPB Dr Arif Satria agar Botani Mart hadir memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. “Botani Smart IPB harus dapat memasarkan produk inovasi IPB yang unik dan khas. Produk yang ditawarkan mempunyai value yang lebih baik dari tempat lain,” kata Arif.

Ia mencontohkan, bibit pohon nangka yang bisa berbuah saat ukuran pohon masih pendek dan kecil tetapi buahnya besar dan manis. Untuk itu Botani Mart IPB harus membidik pangsa pasar yang bagus sehingga konsumen mau datang dan membeli produk inovasi IPB.

“Lokasi Botani Mart harus strategis dan tempatnya harus asik, bisa bikin ‘happy’ dan seru. Ini merupakan ide yang sangat unik dan kekinian, pas untuk konsumen anak muda,” katanya. Arif menambahkan, Botani Mart memadukan keindahan alam dengan kreativitas milenial plus tradisi kuliner lokal yang menghidangkan masakan khas seperti jamur, sayuran dan ikan. “Botani Mart IPB ini juga sangat cocok untuk liburan bersama keluarga,” kata Arif. (lai)