Hallobogor.com, Bogor – Masyarakat mulai melirik-lirik bakal calon wakil rakyatnya untuk dipilih pada Pemilu 2019. Salah satu bakal calon yang mulai ramai didorong menjadi senator atau anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di Jawa Barat adalah Iwan Kusmawan, SH.

Selain telah mengantongi dukungan dari kaum buruh khususnya di Jawa Barat, dukungan terhadap Iwan Kusmawan antara lain mengalir dari alumni SMPN 5 Garut angkatan tahun 1983 saat acara silaturahmi alumni di sebuah rumah makan di Jalan Tanjung, Kabupaten Garut, Minggu 19 November 2017. Acara ini dihadiri sekitar 50 orang alumni.

Pada hari yang sama di tempat yang berbeda, pria kelahiran Garut ini juga mendapat dukungan dari alumni SMA YBKP3 (petang) Garut tahun 1986. 

Melihat banyaknya dukungan tersebut, Iwan Kusmawan meyakini betul tiket bakal diraih untuk maju karena dukungan awal datang dari tanah kelahiran. “Dua alumni ini merupakan cikal bakal sekaligus sebagai bekal untuk memperoleh tiket menjadi anggota DPD RI 2019-2024,” ungkapnya yang ditemui di kediamannya di kawasan Cimahpar, Kota Bogor.

Iwan mengatakan, salah satu alasan utama maju mencalonkan menjadi anggota DPD RI karena melihat kondisi daerah di Jabar yang masih perlu mendapat perhatian dari pemerintah melalui wakil rakyat. “Saya ingin memajukan daerah Jawa Barat dari beberapa hal yang banyak perlu support untuk kemajuan dan kesejahteraan warga masyarakat Jabar, di antaranya mengenai kesejahteraan kaum pekerja,” ujarnya.

Sekadar informasi, Iwan Kusmawan sudah aktif menjadi aktivis pekerja tahun 1988 dan tahun 1990 menjadi pengurus organisasi buruh tingkat perusahaan. Tahun 1991-1998 menjadi ketua Serikat Pekerja Nasional (SPN) tingkat perusahaan dan 1999-2002 pengurus tingkat cabang Kabupaten Bogor. 2003-2008 sebagai Ketua DPC SPN Kabupaten Bogor. 2009-2013 Ketua DPD SPN Jabar dan 2014 – sekarang Ketua Umum DPP SPN.

Iwan juga tercatat sebagai Direktur Eksekutif Jaringan Informasi dan Advokasi sampai sekarang. Ketua Umum Gerakan Masyarakat Peduli Pilkada dan Pemilu sampai sekarang. Sebagai Panglima Tinggi Laskar Nasional SPN sampai sekarang. Demikian pula dari berbagai pengalamannya, ia kenyang dengan advokasi kaum pekerja hingga kerap berjuang melalui berbagai forum ketenagakerjaan baik di tingkat nasional, regional, dan internasional melalui wadah organisasi buruh PBB, ILO. (cep)