Hallobogor.com, Cisarua – Hingga tahun 2016 ini, ternyata kondisi infrastruktur dan pusat pantor pemerintahan desa, di kecamatan Cisarua, masih banyak yang perlu ditingkatkan, dan dibangun sarana jalan yang baru. Hal ini dikarenakan, hingga saat ini, di desa-desa di kecamatan Cisarua, masih banyak jalan lingkungan yang belum tersentuh oleh aspal, atau badan jalannya sempit.

Hal ini menjadikan, dalam kesempatan msyawarah pembangunan di tingkat desa (musrenbangdes), hampir setiap desa yang sudah melakukan musyawarah itu, 70 persen sarana yang dibutuhkan adalah sara jalan. Seperti musrenbangdes yang dilakukan di desa Batulayang dan desa Citeko, pada Jumat (15/1), seperti dikutip Halloapakabar.com. Kedua desa itu memfokuskan diri untuk membangun sarana jalan lingkungan, dan perbaikan kantor desanya.

“Kami masih memerlukan pembangunan sarana jalan di lingkungan. Karena, di wilayah Batulayang, masih terdapat jalan-jalan yang belum tersentuh aspal, atau betonisasi. Ini dikarenakan, selain kondisi badan jalan yang sudah perlu perawatan, juga masih banyak jalan-jalan lingkungan yang buntu. Dalam kesempatan ini, kami selaku warga, mendapat kesempatan untuk mengajukan kepada pemerintahan desa,” tutur Karlan, warga Batulayang.



Sementara itu, Kepala Desa Batulayang, H. Iwan Setiawan, pihaknya telah mempersiapkan berbagai usulan yang akan dibahas dimusrenbang tingkat kecamatan, tanggal 3 Febuari mendatang.

“Apa yang diusulkan warga, benar adanya. Kami telah menyusun, rencana pembangunan untuk realisasi tahun 2017 nanti. Prioritas desa Batulayang, adalah pembangunan jalan lingkungan dan peningkatan kantor desa,” ujar Kades (dng)