Hallobogor.com, Bogor – Kedatangan Calon Bupati Bogor nomor urut 3 Ade Ruhandi-Jaro Ade di wilayah Desa Ciburuy, Kecamatan Cigombong, sangat dinantikan warga setempat. Belum lama ini, dalam jadwal kampanyenya Jaro Ade melaksanakan buka puasa bersama di kediaman tokoh masyarakat Ciburuy H. Oman.

Jaro Ade tiba di lokasi sekira pukul 16.30 Wib. Menjelang buka puasa bersama, Jaro Ade berdialog dengan warga dan memaparkan program 7 pilar yang merupakan program unggulan pasangan Jaro Ade-Ingrid Kansil.

Walhasil, warga Desa Ciburuy mengaku puas dengan pemaparan program 7 pilar yang disampaikan Jaro Ade. Warga pun mengaku mengetahui program pro rakyat ini setelah Jaro Ade dan Ingrid Kansil menyampaikannya pada saat acara debat kandidat di salah satu stasiun televisi pada 9 Mei 2018 lalu.

“Jika pak Jaro Ade menjadi Bupati Bogor, kami minta untuk pembuatan Kartu Keluarga (KK), akte kelahiran, dan KTP elektonik tidak lagi dipersulit. Terlebih harus ke Cibinong yang jaraknya begitu jauh kami tempuh. Kalau harus ke Cibinong membutuhkan ongkos yang cukup besar dan memakan waktu,. Semoga kalau Bapak Jaro Ade menjadi Bupati Bogor bisa memangkas jalur birokrasi seperti ini,” harap Idah, salah seorang warga Ciburuy.

Menanggapi hal itu, Jaro Ade menegaskan akan membebaskan segala biaya admintrasi kependudukan termasuk pembuatan akta kelahiran, KTP, maupun KK. “Kalau saya terpilih bersama teh Ingrid Kansil menjadi Bupati dan Wakil Bupati Bogor, pelayanan yang berhubungan langsung dengan masyarakat yang selama ini harus ke Cibinong akan dikembalikan ke kecamatan, dengan harapan mempermudah masyarakat dalam kepengurusannya dan mengurangi pembiayaan. Saya ingin ke depannya pemerintah kecamatan lebih fokus lagi untuk memberi pelayanan kepada masyarakat, salah satunya seperti pembuatan akte kelahiran yang selama ini sangat memberatkan masyarakat kecil dan juga pelayanan lainnya,” paparnya.

Selain itu, Jaro Ade juga menegaskan ke depannya setiap rumah sakit tidak ada lagi yang menolak pasien. “Warga harus diberikan pelayanan dan fasilitas lainnya seperti kamar untuk pasien yang nantinya tidak ada lagi kelas-kelas. Yang penting masyarakat harus dilayani. Sudah saatnya pemimpin di Kabupaten Bogor bisa membahagiakan rakyatnya,” tandasnya.

Meski lapar dan dahaga, warga Ciburuy yang hadir nampak antusias dan merespons komitmen Jaro Ade dengan bertepuk tangan riuh. Mereka mengaku kagum kepada Jaro Ade yang dinilai mereka dekat dengan rakyat, memahami kebutuhan rakyat, dan mempunyai jiwa kepemimpinan yang besar dan wawasan yang luas.

Warga pun langsung mendoakan Jaro Ade agar diberikan kesehatan, kelancaran, dan tercapai cita-citanya menjadi pemimpin yang amanah sebagai Bupati Bogor demi mensejahterakan masyarakat Kabupaten Bogor.

Sementara itu, H. Oman, tokoh masyarakat Ciburuy, merasa terhormat dan sangat mengapresiasi saat kediamannya disambangi Jaro Ade. “Tentunya kedatangan Jaro Ade ke Desa Ciburuy ini bisa menjadi motivasi masyarakat untuk bersama-sama berjuang dan bisa mensukseskan kemenangan Jaro Ade menjadi bupati bogor periode 2018-2023,” tukasnya.

H. Oman bersama Jaro Ade juga meminta kepada masyarakat pada tanggal 27 Juni 2018 nanti untuk datang ke TPS dan menggunakan hak pilihnya.

Dalam acara kampanye silaturahim tersebut, nampak pula Ine Nursyamsiah S.H sebagai Fungsionaris DPD Partai Golkar Kabupaten Bogor yang wajahnya tidak asing lagi di masyarakat Kecamatan Cigombong dan Cijeruk, yang sangat dekat dengan ibu-ibu majlis taklim dan para pelaku usaha kecil (UMKM).

Sekadar informasi, saat ini Jaro Ade-Ingrid Kansil diusung oleh Partai Golkar, PKS, Demokrat, PAN, dan Nasdem serta didukung oleh partai nonparlemen yakni Partai Berkarya, PKPI, serta PPP Djan Farid. Paslon JADI juga didukung oleh lebih dari 70 relawan, serta puluhan komunitas, lembaga, organisasi dari berbagai profesi. (cep)