Hallobogor.com, Bogor – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Bogor tak ingin ketinggalan start menjelang sejumlah agenda politik baik Pilkada serentak tahun 2018 untuk memilih wali kota Bogor dan wakilnya maupun Pileg dan Pilpres tahun 2019. PPP pun memanaskan mesin partainya dengan mengumpulkan ratusan pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kota Bogor, dikumpulkan di Aula Kecamatan Bogor Utara, Minggu (29/10/2017).

Acara yang dibuka Ketua DPC PPP Kota Bogor Zaenul Mutaqin (ZM) ini, dihadiri pula oleh para anggota DPRD Kota Bogor Fraksi PPP, di antaranya Ardiansyah, Achmad Aswandi, Riana Puspitasari, dan Wasekjen DPP PPP Andi Surya Wijaya. Acara ini sendiri diikuti 200 orang pengurus DPC, PAC, dan sayap-sayap partai.

Zaenul Mutaqin mengatakan, kegiatan ini konsolidasi internal partai setelah selesainya verifikasi Sipol di KPU. Karena hampir 70 persen pengurus PAC PPP ini baru, sehingga perlu silaturahmi dan konsolidasi internal.

“Kami berikan pembekalan bagi pengurus PAC se-Kota Bogor untuk periode 2017-2022. Materi yang diberikan kepada mereka dalam acara ini tentang program program partai ke depan,” kata Zaenul.

Pembekalan diberikan agar seluruh pengurus PAC se-Kota Bogor memiliki satu kesamaan visi misi dari tingkat DPC, PAC, dan ranting. Nanti selanjutnya akan dilakukan pembekalan kepada ranting ranting di 68 Kelurahan. Selain itu, para pengurus ini juga disiapkan dalam waktu dekat untuk menghadapi Pilkada Kota Bogor tahun 2018. 

“Mereka dipersiapkan untuk menghadapi Pilkada serentak 2018, untuk Pilgub Jabar dan Pilkada Kota Bogor, tentunya akan ada strategi khusus dalam menghadapi agenda politik ke depan yang dibahas dalam acara silaturahmi ini,” jelasnya.

DPC juga sudah menyiapkan saksi-saksi dan rekrutmen kader untuk menghadapi Pilkada 2018. Setelah agenda silaturahmi ini, selanjutnya akan digelar Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) dalam waktu dekat. Agenda Muskercab menyiapkan program program partai yang akan ditawarkan kepada masyarakat.

“Kami tekankan kepada seluruh pengurus untuk saling mengenal dan menanamkan loyalitas terhadap partai. Kerja keras tanpa loyalitas, tidak akan ada hasilnya, loyalitas tanpa kerja keras juga tidak akan ada hasilnya. Jadi semuanya harus saling berkaitan dan mendukung,” tutupnya. (dns)