Hallobogor.com, Caringin – Sejak Jembatan Cimande di Jalan Raya Mayjen HE Sukma (Bocimi) Kecamatan Caringin Kabupaten Bogor dibongkar, sejumlah warga Cimande kerap terkena getahnya. Tidak sedikit warga sekitar yang kesurupan penunggu jembatan.

Menurut informasi yang dihimpun dari warga sekitar, korban yang kerasukan kerap mengaku bahwa dirinya terganggu tempatnya dibongkar.

Hal serupa dibenarkan oleh Babinmas Desa Lemahduhur, Brigadir Polisi Aris. “Ya, sering ada warga yang kesurupan. Biasanya kalau sedang nonton pertandingan futsal di sebelah jembatan. Pas kejadian saya selalu ada di lokasi. Setiap ada yang kesurupan selalu mengaku terganggu tempatnya dibongkar,” ungkapnya.



Menurutnya, kesurupan sering terjadi sejak pekerjaan pembongkaran jembatan lama dilakukan. Sedangkan saat pekerjaan penambahan jembatan di kanan-kiri jalan dilakukan tidak pernah terjadi.

Sekadar informasi, pembongkaran dan perbaikan Jembatan Cimande berada di bawah kendali SNVT Pelaksanaan Jalan Nasional Metropolitan III Jakarta PPK Pelaksanaan Jalan Pajajaran-Ciawi-Benda Ditjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Proyek yang didanai APBN senilai Rp10,328 miliar tersebut dilaksanakan oleh PT Lumbung Pinayung Risqi. Sesuai kontrak tanggal 15 Mei 2015, waktu pelaksanaan selama 228 hari kalender dan masa pemeliharaan 730 hari kalender. (wan/cep)