Hallobogor.com, Ciawi – Gaung Pilkada yang rencananya digelar tahun 2017 dan Pemilu tahun 2019 di Kabupaten Bogor mulai bergetar. Kendati masih cukup waktu, sejumlah partai politik (parpol) maupun para politisi tak ingin ketinggalan langkah memenangkan hajat demokrasi rakyat tersebut.

Pemupukan dukungan simpatisan, pembinaan kader, konsolidasi, hingga penguatan strategi terus digencarkan secara massif, baik secara terang-terangan maupun bergerilya.

Ini seperti dilakukan oleh Wawan Kurniawan. Pria yang akrab disapa Kang Away ini adalah Mantan Kepala Desa (Kades) Banjarwaru, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor dua periode, tahun 2000 sampai 2008 dan 2008 sampai 2014. Selepas mengabdikan diri jadi Kades, Kang Away memilih fokus berpolitik dan memilih Partai Persatuan Indonesia (Perindo) sebagai perahunya.

Lantaran tetap ingin berkiprah untuk masyarakat dan bangsa secara lebih luas, Kang Away menyatakan siap mencalonkan diri sebagai Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPRD Kabupaten Bogor tahun 2019 nanti.

“Insya Allah saya siap membarterkan segala kemampuan untuk Kabupaten Bogor yang lebih baik, khususnya untuk masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) III,” katanya mantap.

Dari sisi kualitas, setidaknya Kang Away telah membuktikan prestasinya sebagai Kades Berprestasi ke-1 Tingkat Kabupaten Bogor tahun 2006 dan Kades Teladan ke-3 Tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2006.

Selain itu, dia telah membawa Banjarwaru sebagai pelaksana program Desa Mandiri dalam Perwujudan Desa Peradaban bantuan Pemprov Jabar tahun 2010.

“Saya berniat mencalonkan diri menjadi wakil rakyat karena ingin lebih dekat dengan seluruh komposisi masyarakat dan memperjuangkan aspirasinya. Ketika terpilih nanti saya tak ingin kacang lupa sama kulitnya,” ujarnya.

Lantas apa harapan masyarakat yang bisa diperjuangkan oleh Kang Away kalau terpilih? “Saya tak mau memberikan angin surga. Karena saya masih melihat banyak kesenjangan ekonomi di masyarakat, sudah jadi visi misi saya untuk memperjuangkan kesejahteraan masyarakat dengan cara membuka lapangan pekerjaan, menyuplai pembinaan dan permodalan, serta meningkatkan taraf kesehatan, pendidikan berikut semua kebutuhan dasar masyarakat.

Sebagian pengalaman jadi Kades akan saya terapkan di politik, terutama soal transparansi anggaran yang didukung dengan tertib administrasi,” jelasnya.
Kepada Hallobogor.com, Kang Away juga menegaskan bahwa dirinya tak ingin terjebak hanya ‘memanjakan’ konstituennya jika terpilih jadi legislator.

Tapi, kata dia, yang ideal adalah memerioritaskan kebutuhan masyarakat secara umum khususnya di Dapil terpilih.
Akan tetapi, Kang Away mengakui bahwa barometer sukses tidaknya dirinya menjadi legislator tergantung keberhasilannya dalam mengusung Ketua DPD Partai Perindo Kabupaten Bogor, Ade Wardhana Adinata, sebagai Bupati Bogor tahun 2017 nanti.

“Jadi kalau saya dan kader Perindo di Ciawi dan di Dapil III sukses mengusung pak Ade Wardhana jadi Bupati Bogor, Insya Allah.

Makanya saya selalu menegaskan keseriusan kader dan tak ingin ada kader yang berasumsi bahwa Partai Perindo adalah partai kaya karena melihat sosok pak Hari Tanoe,” ucapnya yang akhir Agustus ini siap menerima SK sebagai Ketua DPC Perindo Kecamatan Ciawi.

Menurut dia, Ade Wardhana adalah sosok yang religius, lugas, jujur, amanah, dan militan. “Track recordnya sudah memadai. Besarnya Perindo di Kabupaten Bogor juga tak lepas dari sepak terjang Kang Ade. Kang Ade ibarat sosok Hari Tanoesoedibjo di Bogor,” sebutnya.

Ade Wardhana sendiri merespons positif pencalonan Wawan Kurniawan dan mengalirnya dukungan masyarakat dan kader Perindo agar dirinya menjadi Bupati Bogor. “Semoga kita bisa membawa perubahan kepada Kabupaten Bogor yang kita cintai. Saya mendukung setiap kader Partai Perindo yang berniat menjadi caleg dengan catatan harus membumi dan berdiri di atas idealisme mengabdi hanya untuk masyarakat,” bebernya.(cep)