Hallobogor.com, Bogor – Dari 250.134 bidang tanah di Kota Bogor, Kantor Pertanahan Kota Bogor sudah menyertifikatkan sebanyak 160.416 bidang tanah. Guna mencapai target agar semua bidang tanah di Kota Bogor rampung pada tahun 2018, Kantor Pertanahan Kota Bogor terus menggeber program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Kepala Kantor Pertanahan Kota Bogor, Ery Juliani Pasoreh, mengatakan, sisa bidang tanah yang belum bersertifikat sebanyak 89.718 bidang tanah. “Untuk kegiatan PTSL kami menempati ranking ke-7 se-Jawa Barat berdasarkan data dari Aplikasi pelaporan Sistem Kendali Mutu Program Pertanahan (SKMPP),” katanya.

Ia menjelaskan, pada tahun 2018, Kantor Pertanahan Kota Bogor mendapat target kegiatan PTSL sebanyak 60.000 bidang tanah. Target ini dibandingkan tahun 2017 mengalami peningkatan yang sangat signifikan karena Kantor Pertanahan Kota Bogor bertekad untuk mewujudkan Kota Lengkap yaitu dengan mendaftarkan semua bidang tanah yang ada di wilayah Kota Bogor. 

“Target sebanyak 60.000 bidang tersebut akan difokuskan pada seluruh bidang tanah di Kecamatan Bogor Selatan dan Kecamatan Bogor Barat karena dua kecamatan tersebut memiliki luas wilayah yang terbesar di Kota Bogor. Oleh karena itu menjadi prioritas kami dalam target PTSL tahun ini. Seluruh bidang tanah yang sudah bersertifikat dan belum bersertifikat akan didata dan didaftar. Bagi tanah yang sudah bersertifikat, bidang tanah akan kami petakan secara tertib dan bagi bidang tanah yang belum bersertifikat akan kami terbitkan sertifikat tanahnya,” jelasnya.

Untuk mempercepat penyelesaian pekerjaan PTSL, BPN telah membentuk 10 tim yang akan bertanggungjawab terhadap proses pelaksanaan kegiatan PTSL di seluruh kelurahan di Kecamatan Bogor Barat dan Bogor Selatan. Untuk pekerjaan pengukuran, selain dilaksanakan oleh ASN juga dibantu oleh pihak ketiga yang akan melaksanakan pengukuran sebanyak 20.000 bidang. “Saat ini sedang dilakukan persiapan untuk lelang pekerjaan pengukuran tersebut,” ujarnya.

Persiapan kegiatan PTSL sudah dilakukan pada tahun 2017 dengan melibatkan perangkat kecamatan, kelurahan dan perwakilan masyarakat yang diorganisasikan dalam POKMASDARTIBNAH dan sudah melakukan sosialisasi kegiatan PTSL ke sebagian masyarakat, pencanangan gerakan pemasangan tanda batas bidang tanah. 

Pada Kamis (4/1/2018), BPN Kota Bogor mencanangkan pengukuran PTSL Tahun 2018 di Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Bogor Barat. Kelurahan Pasir Jaya dipiluh karena didasari data berkas yuridis yang sudah terkumpul mencapai 97 persen dari target PTSL yang berjumlah 2.176 bidang tanah.

“Harapan kami potensi 97 persen dapat segera ditindaklanjuti dengan tahapan PTSL selanjutnya hingga penerbitan sertifikat tanah,” ujar Ery.

Sementara Wali Kota Bogor Bima Arya yang juga hadir dalam acara pencananganan ini, mengatakan, pelaksanaan ini sesuai rencana program dari pemerintah pusat. “Kepala daerah adalah kepanjangan tangan presiden dan pemerintah pusat, ini adalah kebijakan yang luar biasa dan dibutuhkan warga. Untuk itu camat dan lurah harus mensukseskan semua program dari pusat ini,” kata Bima 

“Saya kira ada dua hal yang penting, yaitu mengenai pemberkasan dan transparansi, karena ada pembiayaan sebesar Rp150 ribu. Untuk itu di lapangan perlu dikoordinasikan dengan baik agar pemberkasan rapi dan cepat,” ujar Bima. (dns)