Hallobogor, Bogor – Kepala Kepolisian Resor Bogor Kota, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Irsan dipindah tugaskan untuk menjadi Wakapolres Metro Jakarta Barat dalam waktu dekat.

Selanjutnya, Kota Bogor akan digantikan AKBP Andi Herindra yang sebelumnya merupakan Kapolres Kepulauan Seribu, Polda Metro Jaya.

Mutasi jabatan tersebut berbarengan dengan 326 menengah Polri yang tersebar di seluruh Indonesia berdasarkan telegram rahasia Keputusan Kapolri Nomor Kep/785/IX/2015 yang dikeluarkan (11/9) kemarin.



“Iya benar TR-nya sudah turun. Kapolres AKBP Irsan dipromosikan untuk menjabat di Polda Metro Jaya. Dalam waktu dekat pergantiannya dengan AKBP Andi Herindra akan dilaksanakan,” kata Kasubag Humas Polres Bogor Kota Ajun Komisaris Diana Sulistyowati, Minggu (13/9).

Nama AKBP Irsan pernah mencuat ketika sebagai saksi sidang praperadilan Komjen Budi Gunawan pada Februari lalu.

Dalam kesaksiannya, Irsan yang pernah menjadi penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 2005-2009 menyebutkan adanya kejanggalan dalam penetapan status tersangka kepada Budi Gunawan.

Bahkan, Irsan dalam keterangannya di Bogor beberapa waktu lalu menyebutkan jika pimpinan KPK yang saat itu dipimpin oleh Abraham Samad bisa dikenakan pidana dan sanksi kode etik KPK karena tidak secara transparan terkait penetapan tersangka Budi Gunawan dalam kasus rekening gendut Polri.

Dalam masa jabatan sebagai Kapolres Bogor Kota, Irsan menilai jika kasus narkoba menjadi proritas di Kota Bogor. Data dari satuan narkoba Polres Bogor Kota selama 2014 total kasus penyalahgunaan narkoba yang diungkap berjumlah 122 kasus dengan jumlah tersangka 156 orang dan Irsan juga pernah membebastugaskan tiga anggota polisi karena kedapatan menggunakan narkoba saat bertugas.

Di bawah kepemimpinan Irsan, keberadaan Kapolres Kota Bogor tengah diverifikasi untuk dinaikkan statusnya menjadi Polres Kota Besar seiring dengan tinggalnya Presiden Joko Widodo di Istana Bogor.

“Diharapkan ke depan, pemimpin Polres Bogor Kota berikutnya dapat melanjutkan apa yang menjadi prioritas di Kota Bogor,” singkat Irsan. (jay/hlb)