Hallobogor.com, Bogor – Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Ulung Sampurnajaya menyebut bahwa pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kota Bogor untuk memilih Calon Wali Kota dan Calon Wakil Wali Kota serta Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur bisa menjadi role model.

“Pilkada Kota Bogor menjadi role model karena berjalan dengan aman, damai, dan kondusif,” kata Kombes Pol Ulung Sampurnajaya, saat memberikan sambutan dalam Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Perhitungan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta Walikota dan Wakil Walikota Bogor tingkat Kota Bogor, di Hotel Pajajaran Suites, BNR, Kota Bogor, Kamis (5/7/2018).

Menurut Ulung, terciptanya kondisi yang aman, damai, dan kondusif, selama pelaksanaan Pilkada tidaklah ujug-ujug. “Tapi ini semua hasil ijtihad dan peran serta stakeholder dan masyarakat. Saya harapkan bisa dipertahankan. Siapa pun pemimpinnya adalah yang terbaik dari yang terbaik,” ucapnya.

Sementara itu, rapat pleno terbuka yang dipimpin oleh Ketua KPU Kota Bogor Undang Suryatna, telah menghasilkan rekapitulasi akhir Pilwalkot Bogor berdasarkan rapat pleno PPK di 6 kecamatan. Yakni, pasangan Ruyat-Zaenul memperoleh suara 153.407 (31.03%), Edgar Sefwelly 61.871 (12.52%), Bima-Dedie 215.708 (43.64%), dan Dadang-Sugeng 63.334 (12.81%). Paslon Bima-Dedie unggul di semua kecamatan.

Sedangkan untuk calon gubernur dan wakil gubernur, pasangan Rindu memperoleh 164.954 (33.18%), Hasanah 47.947 (9.64%), Asyik 173.955 (34.99%), dan 2DM 110.337 (22.19%). Pasangan Rindu unggul di Kecamatan Bogor Timur, Bogor Tengah, dan Bogor selatan. Sedangkan pasangan Asyik unggul di Kecamatan Bogor Utara, Bogor Barat, dan Taman Sareal.(cep)