Hallobogor.com, Bogor – Oknum Polisi dari anggota Satuan Reskrim Polres Bogor Kota yang saat ini sedang tersandung kasus penagihan hutang, kemungkinan besar akan terkena sanksi tegas dengan dilakukan pemecatan tidak hormat.

Oknum polisi beranama Sinurat diperiksa, karena telah melakukan penggeledahan bodong di Kompleks Indraprasta dua, Jalan Gatotkaca V nomor 5 RT 6, RW 15, Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, beberapa hari kemarin.

Menanggapi kasus tesebut, Kapolres Bogor Kota, AKBP Andi Herindra Rahmawan mengatakan, untuk polisi yang bernama Sinurat saat ini masih dilakukan pemeriksaan Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Jabar. Termasuk berkas untuk kasus penagihan hutang, masih sedang dalam proses Propam.

“Kita akan melihat kesalahan yang diberikan kepada Sinurat. Kalau kesalahannya lebih dari sekali, apalagi terkait sidang disiplin, maka akan ada tindakan tegas,”jelas Andi, ditemui usai melaksanakan giat di Hotel Ririn Jalan Pajajaran, Bogor Timur, Jumat (27/11) kemarin.

Andi kembali menegaskan, pihaknya tidak akan melindungi oknum-oknum polisi nakal seperti itu. “Jika ada polisi yang menyimpang segera laporkan saja. Saya tidak akan menutupi perilaku polisi menyimpang,” tandasnya.

Lebih lanjut Andi menceritakan, semaktu dirinya bertugas di Jakarta, ada satu orang polisi yang dipecat dari jabatan Perwiranya. “Kalau sudah menyimpang saya pecat. Segitu perwira. Ini untuk instansi Polri, kita tidak akan melindungi lagi polisi peras rakyat,”pungkasnya. (dani)