Hallobogor.com, Bogor – Jelang Pilkada serentak untuk memilih Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor disuguhi sejumlah intrik politik dan kejutan. 

Belum usai kekecewaan mayoritas politisi dan parpol yang merasa ditelikung Bima Arya yang menggandeng pejabat KPK sebagai wakilnya, Partai Demokrat tiba-tiba memilih Bima dari PAN dan mengenyampingkan kader terbaiknya di Kota Bogor yakni Usmar Hariman.

Manuver Bima Arya yang bermain di pusat juga mengecewakan jajaran DPD Partai Golkar, karena SK DPP diserahkan ke Bima namun Bima tak ada basa-basi dengan Golkar Kota Bogor.

Kini, kabar mengejutkan kembali datang dari Usmar Hariman, Ketua DPC Partai Demokrat yang juga menjabat Wakil Wali Kota Bogor. Usmar tiba-tiba mengundurkan diri dari Demokrat.

Pengunduran dirinya ini tersiar ke mana-mana setelah surat pernyataan resminya yang dikirimkan ke Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono viral di jejaring media sosial WhatsApp. Usmar resmi mengundurkan diri dari Demokrat Senin (8/1/2018).

Usmar mengaku, selama menjadi kader Demokrat banyak ilmu dan pengalaman yang ia dapatkan. Ia menjadi kader Partai Demokrat sejak bulan Juni 2012. 

Namun kini Usmar memutuskan mundur dari partai yang telah membesarkan namanya dan mengusungnya sebagai Wakil Wali Kota 2014 silam.

Usmar mengakui pengunduran dirinya tidak ada tekanan dari apapun maupun dari siapapun.

“Dengan ini menyatakan MENGUNDURKAN DIRI DARI KETUA DPC KOTA BOGOR, berdasarkan Sk. 544 tertanggal 10 Oktober 2017,  Dengan tanpa tekanan apapun dan oleh siapapun, dengan berat hati saya sampaikan surat ini,” tulisnya.

Melalui surat itu pula, Usmar menyampaikan terima kasih kepada partai yang diketuai oleh mantan Presiden RI ke-7 tersebut. (dns/cep)