Hallobogor.com, Cibinong – Kejaksaan Negeri (Kejari) Cibinong sedang menelusuri dugaan pungutan liar (pungli) dalam program periodesasi puluhan kepala sekolah (kepsek) yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor.

Kejari juga sudah membentuk tim untuk melakukan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) kasus tersebut. “Kami sedang telusuri adanya segelintir kabar tentang pungli yang dilakukan dalam pergantian Kepsek tersebut,” kata Kajari Cibinong, Lumamba Tambunan, di ruang kerjanya, Selasa (19/1/16), seperti dikutip Halloapakabar.com.

Ia mengatakan, pihaknya berharap agar para guru yang audiensi di DPRD beberapa waktu lalu itu kooperatif, untuk dimintai keterangan. “Kami ingin para guru yang audiensi di dewan memberikan data, agar kami dapat bergerak cepat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sejauh ini pihaknya belum melakukan pemanggilan secara resmi terhadap siapa pun terkait dugaan kasus ini. “Masih pulbaket secara tertutup,” jelasnya.

Lumamba mengungkapkan, tim juga sudah bergerak untuk mengungkap kebenaran atas dugaan pungli ini. “Bahan-bahan dasar sudah ada di tim soal periodesasi Kepsek yang banyak dikomplain itu,” tegasnya.

Lumamba menandaskan, pihaknya juga tetap mempelajari berkas dasar yang sudah didapat. “Kami masih telaah untuk adanya unsur penyimpangan dalam pergantian kepsek tersebut,” paparnya.(yad)