Hallobogor.com, Bogor – Mustopa (47) Paman dari Muhamad Yossi, pelajar yang menjadi korban penganiayaan berat hingga tewas, meminta polisi mengusut tuntas, menangkap dan menghukum para pelaku setegas-tegasnya sesuai pelanggaran hukum yang dilakukan.

Mustopa, yang juga menjabat sebagai ketua RT 02 RW 01 Kp. Cisirung, Desa. Rabak, Rumpin mendesak pihak kepolisian untuk segera bekerja cepat dalam menangani kasus pembacokan yang merenggut nyawa keponakannya tersebut.

BACA JUGA :
Satu Pelajar SMK di Bogor Tewas Disabet Clurit



“Kami meminta polisi segera menangkap dan menghukum pelaku pembunuhan Yossi, sesuai dengan undang-undang yang berlaku,” ujar Mustofa, saat ditemui Hallobogor.com dirumah duka.

Sedangkan ibu korban, Teti Mulyani (33), mengatakan, pihak keluarga meminta agar para pelaku segera ditangkap dan diadili.

“Yossi itu putra sulung kami dari tiga bersaudara. Dia harapan keluarga, tapi sekarang dia tiada. Saya minta polisi segera menangkap para pelaku,” Ujar Teti, sedih.

Muhamad Yossi adalah anak pertama pasangan Teti dan Amir Pulung (45), karyawan bagian keamanan disalah satu perusahaan peternakan di wilayah Rumpin.

Sementara, Kepala Sekolah YPUI, Zaenal Arifin mengatakan pihaknya belum mengetahui kejadian yang sebenarnya. Diapun menyerahkan seluruhnya kepada pihak kepolisian untuk mengungkap kasus pembunuhan ini.

“Kami belum tahu pasti, yang jelas pihak sekolah sudah menyerahkan seluruhnya ke polisi,” ujar Zaenal Arifin saat ditemui dirumah korban.

Dikofirmasi terpisah, Kapolsek Parung, AKP Asep Supriadi mengatakan, pihakya masih melakukan pemeriksaan terhadap seorang saksi bernama Fatahillah (16) yang saat kejadian sedang bersama korban.

Kapolsek juga mengatakan, hasil pemeriksaan masih sumir, sehingga pelaku pembunuhan belum bisa diketahui.

“Kami masih melakukan pemeriksaan lebih intensif, namun kami masih belum bisa mengidentifikasi pelaku. Doakan agar kasus ini bisa cepat terungkap.” Jelas AKP Asep. (dani)