Hallobogor.com, Cijeruk – Duka begitu berat tengah dirasakan Asep, warga Kampung Maseng RT 2/8, Desa Warung Menteng, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor. Ia harus kehilangan istrinya, Nani (35), sekaligus empat buah hatinya Alan (17), Aurel (1,9 bulan) Aldi (8,5) dan Adit (10) karena tertimbun longsor, Senin (5/2/2018).

Asep terlihat begitu trauma dan terguncang jiwanya saat mengetahui istri dan anak-anak itu masih belum ditemukan oleh tim evakuasi gabungan. Lelaki yang bekerja di Jakarta itu terlihat begitu pasrah, bahkan beberapa kali tak sadarkan diri. Ia pun harus dievakuasi ke rumah salah satu saudaranya yang tak jauh dari tempat tinggalnya tersebut.

Lelaki yang dikenal periang oleh warga sekitar itu, hanya terlihat lemas tak berdaya melihat kenyataan yang dialaminya.



Ketua DPRD Kabupaten Bogor Ade Ruhandi alias Jaro Ade pun langsung bergerak cepat menuju lokasi bencana longsor Maseng. Ia tiba sekira pukul 22:30 WIB dengan ditemani rombongan Sahabat Jaro Ade (Sahaja) dan tokoh masyarakat setempat.

“Sabar yah semua ini ujian dari Allah SWT, kita semua hanya bisa berkendak dan serahkan semuanya pada Yang Maha Kuasa, semoga ada keajaiban yang terjadi esok hari,” kata Jaro Ade yang tak kuasa ikut menitikkan air matanya saat bertemu dengan Asep.

Asep yang dikenal periang itu langsung memeluk Jaro Ade. “Terima kasih yah pak atas bantuan dan doanya, semoga kebaikan bapak dibalas oleh Allah SWT,” ujar Asep yang tak kuasa menahan sedih atas musibah yang dialaminya itu.

Pantauan di lokasi, Jaro Ade langsung memerintahkan Relawan Sahaja agar mendirikan posko serta dapur umum. Tak hanya itu, ia pun memberikan bantuan sembako maupun uang kepada para korban longsor di wilayah Cijeruk tersebut. Bahkan, ia pun meminta tim Paramedis Sahaja untuk bergerak cepat dengan membantu para korban yang mengalami luka ringan maupun sedang. (cep)