Hallobogor.com, Bogor – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Bogor mengapresiasi kinerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) yang berhasil menurunkan angka pengangguran di Kota Bogor dari semula 10 persen menjadi 8 persen pada tahun 2017.

Demikian disampaikan Ketua DPD KNPI Kota Bogor Bagus Maulana Muhamad bersama jajaran saat mengunjungi Kantor Disnakertrans, Senin (25/9/2017).

Meski demikian, dalam pertemuan itu KNPI juga memberikan beberapa masukan serta evaluasi mengenai target pencapaian Disnaker. “Banyak hal disampaikan dalam pertemuan. Kami juga salah satunya mendorong agar pengusaha jasa konstruksi (jakon) mematuhi Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012 tentang Keselamatan Pekerja Jasa Konstruksi, yang belum banyak diimplementasikan oleh para pengusaha jakon di Kota Bogor. Kami mendorong agar pemerintah mensosialisaikan kembali kepada pengusaha kaitan dengan PP No.50 Tahun 2012,” ungkap Wakil Ketua Bidang Ketenagakerjaan dan BUMD KNPI, Teddy Sumardy.

Ketua DPD KNPI Kota Bogor Bagus Maulana Muhammad, menjelaskan, audiensi KNPI Kota Bogor ini dalam rangka menyerap berbagai persoalan yang ada di tiap SKPD untuk kemudian dirangkum dan disampaikan secara menyeluruh.

Kepala Disnakertrans Kota Bogor, Samson Purba, sangat mengapresiasi audiensi dan evaluasi serta masukan KNPI kepada Disnakertrans dalam rangka sinergitas antara pemuda dengan Pemerintah Kota Bogor.

“Dalam waktu dekat akan melakukan beberapa kegiatan antara KNPI Kota Bogor dengan Disnakertrans, yakni pelatihan-pelatihan dan lain sebagainya,” kata Samson Purba. (dns)