Hallobogor.com, Bogor – Pengurus DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Bogor menegaskan, pihaknya setuju aksi penertiban terhadap pedagang kaki lima (PKL) kalau dilakukan secara merata dan tidak tebang pilih. Demikian hal ini dikatakan Wakil Ketua DPD KNPI Kota Bogor Bidang Perencanaan, Pembangunan dan Infrastruktur Rikardo Hermes Batlolone alias Rico.

“Saya berharap kepada Satpol PP agar tidak tebang pilih dalam menertibkan kawasan di Kota Bogor khususnya daerah Yasmin yang semakin semerawut, karena sampai saat ini terlihat masih banyak pedagang yang berdagang di trotoar karena tidak semuanya ditertibkan. Jangan sampai nanti masyarakat menduga ini hanya formalitas belaka atau order penertiban saja. Kami mendukung Satpol PP dalam melaksanakan tugasnya dan menegakkan Perda jika tidak tebang pilih,” tandasnya.

Menurut Rico, kita harus mengembalikan fungsi infrastruktur yang dibuat oleh pemerintah agar dapat dinikmati kembali oleh masyarakat. “Karena sering kali apa yang dibangun oleh pemerintah hasilnya tidak maksimal untuk dinikmati oleh masyarakat dan hal ini juga membuat tingkat kenyamanan dan keamanan dalam berjalanan kaki dirasa sangat kurang. Masyarakat sangat berisiko mengalami kecelakaan dan tindak kejahatan,” ungkapnya.

Rico mengemukakan, dengan penertiban ini pemerintah beserta jajarannya memutus investasi pungli yang dimainkan oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab dalam menjual dan menyewa-nyewakan lahan untuk PKL.

“Jika seluruh PKL Kota Bogor ditertibkan dari pelanggaran-pelanggaran seperti itu maka saya sangat yakin pola hidup sehat untuk berjalan kaki akan meningkat di kalangan masyarakat Kota Bogor dan masyarakat lebih dapat menikmati fasilitas infarstrukur yang diberikan pemerintah sebagaimana mestinya,” terang dia. (dns)