Hallobogor.com, Bogor – Wakil Walikota, Usmar Hariman dan Sekretaris Daerah Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat didampingi Kepala Kementerian Agama Kota Bogor Ansurulloh, Wakapolres Bogor Kota Kompol Satya Widhy dan beberapa pimpinan SKPD, menerima kunjungan Tim Komisi Nasional (Komnas) Hak Asasi Manusia (HAM) RI di Balaikota Bogor, Selasa, (16/02/2016).  

Komisioner Komnas HAM, M. Imdadun Rahmat mengatakan kedatangan tim tersebut untuk memaparkan hasil penelitian dan Diseminasi Hak atas Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan di Kota Bogor.

“Komnas HAM Republik Indonesia mencoba melihat kembali fakta-fakta dan data terkait dinamika KBB di Kota Bogor. Kajian ini fokus pada kehadiran pemerintah, terutama pada kebijakan-kebijakan, peraturan, reaksi dan respon yang dibuat pemerintah setempat, dalam upaya menjamin dan melindungi hak beragama dan berkeyakinan,” papar Imdad, seperti dikutip Halloapakabar.com.



Dijelaskannya dari hasil metode pengumpulan data yang dilakukan melalui wawancara, kajian dokumen dan perundang-undangan, observasi dan pemantauan liputan media, Komnas HAM menyoroti beberapa hal yang terjadi dalam dinamika kebebasan beragama dan regulasi yang dianggap diskriminatif.

Menanggapi hasil penelitian tersebut, Ade mengatakan hal tersebut akan menjadi bahan referensi perbaikan. “Referensi ini penting kiranya menjadi bahan masukan untuk perbaikan sehingga baik perda maupun aturan dapat memenuhi berbagai kepentingan, adil dan tidak diskriminatif,” papar Ade. 

Hal senada disampaikan Usmar. Pada intinya, menurut Usmar, hasil telah yang dilakukan Komnas HAM, Pemerintah Kota Bogor menerima dan dipastikan rekomendasi ini akan menjadi bahan untuk mengkaji seluruh aturan-aturan daerah baik itu perda peraturan turunannya. “Ini juga akan menjadi referensi apabila kami akan mengeluarkan kembali surat edaran terkait masalah sosial,” tandas Usmar. (hrs).