Hallobogor.com, Bogor – Kurang lebih 40 hari menjelang Pemilu Legislatif dan Pilpres, tingkat kompetisi antar kandidat makin sengit. Beragam jurus dilakukan para kandidat bersama tim suksesnya untuk meraih simpati masyarakat.

Di Daerah Pemilihan (Dapil) V Jawa Barat (Kabupaten Bogor), persaingan ketat juga terjadi antar calon anggota legislatif (caleg) DPR RI, baik dengan caleg satu partai maupun dengan caleg dari partai lain.

Ini pula seperti yang dilakukan caleg DPR RI nomor urut 1 dari Partai Golkar asal Dapil V Kabupaten Bogor, Ravindra Airlangga. Putra dari Ketua Umum DPP Golkar sekaligus Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto ini di antaranya menggeber jurus pasar murah.

Dari data dan informasi yang diperoleh, Ravindra tak tanggung-tanggung menggelar pasar murah ini. Dirinya bersama tim suksesnya menggelar kampanye melalui pasar murah ini se-Kabupaten Bogor. Dimulai pada 2 Maret 2019, Ravindra menggelar pasar murah di wilayah Kecamatan Cileungsi, Gunung Putri dan Jonggol.

Setiap titik pasar murah disediakan 1.000 paket sembako untuk 1.000 pembeli. Masyarakat yang ingin membeli paket sembako disediakan kupon pembelian senilai Rp20.000. Dalam kupon tersebut tertera foto caleg Ravindra dan paket sembako berisi beras, minyak goreng, gula, susu, dan mie instan.

“Kalau dijumlahkan nilainya mencapai Rp60-70 ribu rupiah,” ujar salah seorang warga Desa Pasir Muncang, Kecamatan Caringin, usai membeli paket sembako murah dari Ravindra pada Jumat (8/3/2019).

Komisioner Bawaslu Kabupaten Bogor, Burhanudin, yang dikonfirmasi terkait pasar murah tersebut mengatakan bahwa apa yang dilakukan Ravindra masih lumrah dan tidak ada unsur pelanggaran.

“Kegiatan kampanye dalam bentuk lain bisa dilakukan, salah satunya bazar murah. Soal harga tidak diatur berapa minimal atau maksimal harga bazar tersebut,” tegasnya, Sabtu (9/3/2019). (cep)