Hallobogor.com, Bogor – Koperasi Perumahan Nasional (Koperumnas) membuka peluang bisnis bagi masyarakat Indonesia. Developer berbasis syariah ini kini tengah mencari Koordinator Wilayah Pertanahan (Korwiltan) untuk bergabung menjadi keluarga besar Koperumnas.

General Manager Koperumnas, Diah Kusuma Putri Muda, mengemukakan, seorang Korwiltan di Koperumnas bisa mendapatkan penghasilan miliaran rupiah. “Kami sudah punya SOP bagi yang berniat menjadi Korwiltan,” katanya.

D.K. Putri Muda menjelaskan, Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk menjadi seorang Korwiltan Koperumnas antara lain; pertama, mencari lahan untuk perumahan Koperumnas di seluruh kabupaten/kota di Indonesia dengan luas minimal 15 hektar, bersertifikat hak milik (SHM), akta jual beli (AJB), atau girik. “Yang penting tidak sengketa atau jelas kepemilikannya,” katanya.



Kedua, tanah harus rata atau tidak berbukit. Ketiga, peruntukannya sesuai Rencana Umum Tata Ruang (RUTR) Pemda kabupaten/kota untuk daerah Permukiman/Perumahan. Keempat, harga sesuai pasaran. Kelima, cara pembayaran tanah bisa dibayar bertahap setiap bulan dan bisa diangsur minimal 5 tahun melalui sistem Perjanjian Perikatan Jual Beli (PPJB) di Notaris.

“Keenam, mediator bisa mendapat hak Rp10 ribu/meter dari harga kesepakatan penjual dan pembeli. Ketujuh, mediator yang berhasil bisa PPJB langsung diangkat menjadi Korwiltan melalui SK Ketum Koperumnas,” ujar D.K. Putri Muda. (cep)