Hallobogor.com, Bogor – Lahir belum lama tapi Koperumnas sudah mampu menyodorkan solusi bagi masyarakat khususnya masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dalam upaya memenuhi kebutuhan hunian yang layak. Di balik itu, perkembangan yang cukup cepat dalam waktu yang singkat bukan tanpa kendala.

Hal ini cukup wajar. Sebab, cara dan sistem yang dibangun Koperumnas sebagai sebuah koperasi sekaligus developer sangat berbeda dari kebanyakan koperasi dan developer umumnya yang menganut system konvensional. Sehingga, ketidakpahaman sebagian pihak kerap berujung pandangan miring terhadap Koperumnas.

Akan tetapi hal tersebut sudah jauh diantisipasi oleh Koperumnas. Maka, Koperumnas tetap serius dan berkomitmen untuk melengkapi segala bentuk legalitas sebagai sebuah koperasi atau developer.



Laiknya sebuah perusahaan, Koperumnas sudah memiliki akta pendirian, AD-ART, Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), Tanda Daftar Perusahaan (TDP), hingga Surat Keputusan dari Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia. Bahkan kini, Koperumnas sudah menambah legalitas di Departemen Koperasi Kementerian Koperasi dan UKM RI yakni telah terdaftar secara resmi mendapatkan Nomor Induk Koperasi (NIK) (http://nik.depkop.go.id/Detail.aspx?KoperasiId=3172060060002).

“Alhamdulillah proses pendaftaran NIK Koperumnas sudah sah dan legal semua karena kerja keras anggota, pengurus, dan staff Koperumnas. Kami ucapkan terima kasih. Selama ini kami sering di-bully, difitnah, katanya koperasi abal-abal dan tidak terdaftar dan banyak orang yang ragu. Semoga dengan NIK Koperumnas ini bisa menambah kepercayaan masyarakat umum dan legalitas yang jelas bahwa kami profesional dan menjalankan kewajiban dan prosedur sebagai koperasi yang taat hokum,” kata Ketua Koperumnas, Mayor TNI AU (Purn) HM Aris Suwirya SE.

Aris mengatakan, ke depan bahkan Koperumnas akan melengkapi legalitas dari Dewan Syariah Nasional (DSN) dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). “InshaAllah menyusul dari DSN syariah,sekarang sedang dalam proses pengurusan. Semoga Koperumnas menjadi pionir rumah tanpa riba diseluruh Indonesia dan pemilik tanah dan masyarakat, agen cabang, anggota, dan lainnya semakin percaya dan yakin. Kami berusaha yang terbaik untuk memajukan koperasi syariah di Indonesia yang cenderung image-nya jelek dan selalu riba. InshaAllah kami berani tampil beda dan belajar menjaga amanah dan menjaga sumber uangnya agar tidak riba sesuai syariah untuk selalu memperbaiki dan lebih baik,” ungkapnya. (cep)