Hallobogor.com, Bogor – Manager pengelola Koperasi Perumahan Umum Nasional (Koperumnas), Diah Kusuma Putri Muda, melalui kuasa hukumnya Bangun Simbolon, SH., menegaskan bahwa Koperumnas telah berbadan hukum resmi yang memiliki cita-cita mulia untuk membantu masyarakat bawah berpenghasilan rendah dan tidak tetap untuk memiliki sebuah rumah sederhana layak huni tanpa uang muka, tanpa bunga (riba), dan tanpa denda.

“Koperumnas tidak fiktif seperti tudingan segelintir pihak melalui pemberitaan di sejumlah media,” tegas Bangun Simbolon, kepada Hallobogor.com, Senin (21/5/2018).

Bangun Simbolon menjelaskan, bahwa Koperumnas adalah sebuah Koperasi Perumahan Umum Nasional berbadan hukum resmi berdasarkan Keputusan Menteri Koperasi dan UKM RI No.001372/BH/M.KUKM.2/V/2016 tanggal 27 Mei 2016, Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) Menengah Nomor: 81/24.1PM/31.75/-1.824.27/e/2018 tanggal 09 Februari 2018, Tanda Daftar Perusahaan Koperasi Nomor: 4/24.3KO/31.75/-1.824.27/e/2018 tanggal 19 Februari 2018, dan Surat Keterangan Domisili Nomor: 198/27.1.0/31.75.03.1004/-1.751.22/2016 tanggal 20 Juni 2016.

“Koperumnas telah membeli lahan seluas 250.000 m2 di Desa Singasari, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, berdasarkan Akta Pengikatan Jual Beli Nomor 15 tanggal 12 Maret 2018 yang dibuat di hadapan Notaris & PPAT Dedy Suwandy, antara Pihak Pertama
Tn. Dedi Susanto dan Pihak Kedua Koperumnas. Koperumnas juga telah mulai melakukan pembangunan rumah contoh di atas lahan sebagaimana dimaksud sebagai bukti keseriusan dan komitmen dari Koperumnas kepada para anggota yang telah memesan/membeli unit-unit yang telah dipasarkan oleh Koperumnas,” papar Bangun Simbolon. (cep)