Hallobogor.com, Ciomas – Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Bogor diminta mengambil tindakan tegas terhadap pemilik yang diduga memeroduksi kosmetik ilegal di RT 05/10, Desa Padasuka, Kecamatan Ciomas.

Seperti dikutip Halloapakabar.com, dari hasil inspeksi mendadak (sidak) yang pernah dilakukan, tempat tersebut masih terus berjalan dan memeroduksi beberapa jenis kosmetik seperti cream wajah dan pelembab tubuh tanpa izin Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPPOM)

Kepala Seksi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Ciomas, Iwan Darmawan, mengungkapkan, sebelumnya pernah dilakukan razia dan ditemukan beberapa contoh kosmetik dengan label aneh siap edar dalam rumah tersebut.

“Ya itu kan jelas tidak bermerk dan tidak ditemukan izin badan POM yang seharusnya terpampang di setiap kemasan produk. Harusnya kan ada tindakan,” ungkap Iwan Kepada Hallobogor.com Senin (3/5/2016).

Tidak hanya itu, pihaknya juga menemukan tempat kosmetik lainnya yang bebas menjual di sebuah ruko di wilayah Ciomas, berikut gudang penyimpanan kosmetik merek Cina di Desa Pagelaran RT 01/11.

“Dari data yang didapat, umumnya mereka mengaku menjual produk ke luar daerah hanya melalui pesanan online. Tapi apapun alasannya ini tidak disertai izin kesehatan, sehingga bukan tidak mungkin warga sekitar menjadi korban dari produk yang belum bisa dipertanggungjawabkan mutunya,” tambahnya.

Iwan menambahkan, menindaklanjuti kekhawatiran akan produk yang diduga palsu, pihaknya kini berupaya melakukan pemanggilan dan memberikan surat teguran terhadap pemilik baik yang di Desa Padasuka maupun di Desa Pagelaran.

“Gudang di Pagelaran juga diketahui belum memiliki IMB bangunan. Maka sekalian akan ditindaklanjuti. Saya juga meminta kerja sama terhadap Diskoperindag Kabupaten Bogor agar secepatnya memberi sanksi jika sudah diketahui tidak berizin,” pungkasnya.(eco)