Hallobogor.com, Bogor – Sekretaris Daerah Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat, bersama Ketua TP PKK Kota Bogor Yanne Bima Arya yang didampingi Kepala Dinkes Kota Bogor Rubaeah, Kamis (11/02/2016) sore menerima kunjungan Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kemenkes RI, Lily S. Sulistyowati di Ruang Rapat Sekda Balaikota Bogor.

Dalam kunjungan singkat tersebut, Lily menyampaikan maksud dari kunjungannya dalam rangka Peringatan Hari Kanker se-Dunia Tahun 2016 untuk Tingkat Nasional, yang rencananya Kota Bogor mendapat kehormatan ditunjuk sebagai tuan rumah.

Menanggapai penunjukan tersebut, Ade mengungkapan rasa syukurnya. “Terhormat atas kepercayaannya. Kegiatan ini bersinergi dengan visi Kota Bogor, kota sehat secara keseluruhan khususnya masyarakat. Kami coba menjadikan event ini agar memiliki gaung secara nasional yang menyebar dan bermanfaat bagi masyarakat nusantara secara luas,” kata Ade, seperti dikutip Halloapakabar.com.

Ade juga berharap ada langkah-langkah yang lebih pasti dari pusat terkait pelaksanaan peringatan hari kanker yang menurut rencana akan dilaksanakan pada tanggal 24 Februari 2016. “Mulai dari persiapan hingga pelaksanaan, baik teknis maupun non teknis. Namun yang terpenting melalui kegiatan ini dapat  memberikan pemahaman bagi masyarakat sehingga masyarakat dapat mengerti dan membantu mensosialisasikan kepada lingkungannya sekitarnya terkait bahaya kanker,” tutur Ade.

Sementara itu Ketua TP PKK Yanne Bima Arya mengatakan,”Penunjukan ini memberi semangat bagi saya selaku ketua YKI Kota Bogor. Semoga penyelenggaraan ini dapat memberi dampak baik bagi masyarakat secara luas, karena ini event pertama semoga Kota Bogor yang ditunjuk dalam peringatan hari kanker tingkat nasional, semoga Kota Bogor mampu menjadi Kota peduli kanker,” tegas Yanne.

Mendapat respon positif dari Pemerintah Kota Bogor, Lily secara garis besar membeberkan sedikit agenda yang akan dilaksanakan pada saat peringatan hari kanker nanti. “Kegiatan pada saat pelaksanaan lebih diutamakan kepada aksi nyata seperti kegiatan pemeriksaan atau deteksi dini gejala kanker bagi ibu-ibu dan anak-anak. Selain itu akan ada pelatihan dan edukasi bagi 100 kader yang akan membantu mensosialisasikan tentang bahaya kanker bagi masyarakat. Tujuannya, kami ingin penanganan terkait kanker ini dimulai dari hulu,” tegas Lily.

Rencananya peringatan hari kanker sedunia tingkat nasional, akan dipusatkan di Puskesmas Tanah Sareal dan diikuti secara serentak oleh puskesmas-puskesmas lainnya. Pada kesempatan ini Yanne ikut menyarankan agar menghadirkan publik figur untuk menarik masyarakat. (hrs).