Hallobogor.com, Bogor – Peristiwa kebakaran di Kelurahan Gudang, Kota Bogor, merupapakan bencana kebakaran terbesar di Kota Bogor selama 10 tahun terakhir. Ironinya lagi, musibah kebakaran ini terjadi di tengah penantian terbitnya Peraturan Daerah (Perda) Peyelenggaraan Penanggulangan Bencana yang baru tahap Raperda (Rencana Perda).

Anita Primasari Mongan, Anggota DPRD Kota Bogor dari Fraksi Demokrat, yang juga Ketua Panitia Khusus Raperda Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana, mengatakan, sudah ada kabar baik Raperda tersebut telah diterima oleh Bagian Hukum Pemkot Bogor sejak Rabu 28 Desember 2017. 

“Kemudian akan segera dilaporkan Ke Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Kota Bogor untuk diagendakan dan disampaikan dalam Rapat Paripurna. Menurut rencana akan dilaksanakan pada tanggal 29 Desember 2017,” katanya.

Adapun hasil dari fasilitasi Gubernur Jawa Barat, kata Anita, tidak banyak merevisi hasil finalisasi Pansus tersebut yang dilakukan beberapa waktu lalu. “Hanya ada beberapa redaksi yang harus disempurnakan,” ucapnya.

Dikatakannya, satu hal yang cukup krusial harus dimasukkan kembali dalam Raperda tersebut yaitu bentuk dan jumlah uang untuk sanksi bagi setiap orang yang lalai dalam melakukan pembangunan tanpa analisis risiko bencana. “Hal itu sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang ada di atasnya,” pungkasnya. (dns)