Hallobogor.com, Bogor – Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia menerbitkan surat edaran (SE) Nomor 470/296/SJ perihal KTP Elektronik (KTP-el) Berlaku Seumur hidup. SE yang terbit tanggal 29 Januari 2016 ditujukan kepada para Gubernur dan Bupati/Walikota seluruh Indonesia.

Seperti dikutip Halloapakabar.com, isi SE ini melanjutkan SE Nomor 470/327/SJ tertanggal 17 Januari 2014 perihal Perubahan Kebijakan dalam Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan, serta memperhatikan amanat UU 23/2006 tentang Administrasi Kependudukan.

Dalam point pertama SE itu menyebutkan bahwa dalam Pasal 64 ayat (7) huruf a UU 24/2013 mengamanatkan bahwa KTP-el untuk warga negara Indonesia masa berlakunya seumur hidup

Terang point dua, selanjutnya dalam pasal 101 huruf c UU 24/2013 diamanatkan bahwa KTP-el yang sudah diterbitkan sebelum UU 24/2013 ditetapkan berlaku seumur hidup. Dengan demikian, KTP-el yang diterbitkan sejak tahun 2011 berlaku seumur hidup dan tidak perlu diperpanjang walaupun telah habis masa berlakunya.

Berkenaan dengan hal tersebut, kami (Menteri Dalam Negeri, red) meminta kepada para Gubernur dan Bupati/Walikota untuk menugaskan unit kerja yang menyelenggarakan pelayanan publik agar mematuhi ketentuan dimaksud dan menugaskan unit keerja yang menyelenggarakan administrasi kependudukan agar menyebarluaskan ketentuan dimaksud melalui media cetak, media elektronik maupun media sosial lainnya, sehingga dapat diketahui oleh para petugas penyelenggara administrasi kependudukan, para penyelenggara layanan publik maupun masyarakat, lanjut point tiga. (hrs).