Hallobogor.com, Bogor – Tim kuasa hukum Pimpinan Ponpes Nafidatunnajah menyambangi Kantor Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT), Selasa (20/3/2018). Tim datang guna memenuhi undangan dari Sekretaris IPPAT yaitu Cynthia Kania.

Dalam pertemuan tersebut, tim kuasa hukum Pimpinan Ponpes Nafidatunnajah Ahmad Munawir Hidayat dengan pihak IPPAT membahas mengenai aduan yang telah dilayangkan oleh tim kuasa hukum Sembilan Bintang Law Office atas dugaan pelanggaran kode etik PPAT bernama Miranti Tresnaning Timur sebagaimana surat aduan Nomor : 030/SBLF/Srt.Lprn/III/2018, tanggal 07 Maret 2018.

Saat itu, IPPAT berjanji dengan tenggang waktu satu minggu, akan menyikapi secara yuridis tindakan PPAT Miranti Tresnaning Timur.

Sementara itu, Anggi Triana Ismail dari Kantor Hukum Sembilan Bintang & Partners selaku hukum Pimpinan Ponpes Nafidatunnajah, menyatakan bahwa tindakan PPAT Miranti Tresnaning Timur diduga keras telah melanggar kode etik PPAT, serta diduga juga telah melanggar Pasal 17 ayat (1) Peraturan Menteri Negara Agraria No. 4 Tahun 1999 tentang Ketentuan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah No 37 Tahun 1998 tentabg Peraturan Jabatan Pejabat Pembuat Akta Tanah. 

“Akibat dari dugaan tindakan yang bersifat melawan hukum (staftbaar feit) tersebut, Klien kami telah mengalami kerugian materil sebesar kurang lebih Rp.200.000.0000. Oleh karenanya, atas dasar itulah kami selaku kuasa hukum bapak Ahmad Munawir melayangkan surat aduan ke IPPAT, guna bisa diproses sesuai hukum yang berlaku. Kami tunggu selama satu minggu jawaban dari IPPAT Kabupaten Bogor, semoga jawabannya berdasarkan hukum bukan politis,” ungkapnya. (cep)