Hallobogor.com, Kota Bogor – Sebuah lapak terdiri dari penjual bensin eceran, jasa tambal ban dan warung kelontongan berada di bibir Jalan Pancasan, Bogor Selatan, Kota Bogor, ludes dilalap si jago merah, Minggu (8/1/2017).

Peristiwa kebakaran itu terjadi sekira pukul 10.00 WIB. Kebakaran diduga api yang berasal dari alat pembakar ban menyambar bensin.

“Ada orang yang lagi tambal ban, kebetulan di sampingnya ada penjual bensin, mungkin menyambar sehingga terjadilah kebakaran,” kata Sofyan, warga setempat di lokasi kejadian.



Tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun seorang pegawai bensin eceran terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka bakar ringan.

“Satu orang pekerja bensin kena luka bakar ringan dan sekarang sudah dibawa ke Rumah Sakit PMI,” kata Sofyan.

Sementara dua unit mobil Pemadam Kebakaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor diterjunkan ke lokasi beberapa saat kemudian. Kobaran api baru bisa dipadamkan setelah satu jam kemudian.

“Tadi sih padamnya sekitar jam 11 siang,” imbuhnya.

Kejadian yang ke sekian kalinya ini mendapat perhatian dari anggota DPRD Kota Bogor, Eka Wardana. Ia mengatakan agar Pemerintah Kota Bogor memperhatikan regulasi yang jelas kaitan izin penjualan bensin eceran. Mengingat dampak yang akan ditimbulkan bukan hanya kepada pedagang tapi juga kepada lingkungan sekitar.

“Apalagi Kota Bogor ini bukan pertama kali kejadian kebakaran akibat kurang pahamnya orang berjualan bensin. Kalaupun di berikan izin harus diberikan regulasi yang jelas disertai dengan memberikan pemahaman kepada orang yang akan berusaha berjualan bensin eceran,” imbuhnya. (hrs/dns)