Hallobogor.com, Bogor – Laga pertandingan antara tim Perchif melawan tim PP-BBR di Iapangan Genteng RT02/01 Kelurahan Genteng, Minggu (15/05/16) berakhir dengan drama adu penalti yang dimenangkan tim Perchif dengan hasil skor 4-3.

Pertandingan puncak antar dua klub dari Kelurahan Cipaku ini, sempat diwarnai ketegangan antara pemain Perchif dengan PP-BBR pada babak kedua di menit-menit akhir. Bahkan wasit sampai harus mengeluarkan seorang pemain dari tim Perchif dengan memberikan kartu merah karena melayangkan pukulan kepada pemain PP- BBR.

Sebelum drama adu penalti terjadi, PP BBR sempat unggul di babak pertama dengan menyarangkan gol di jaring lawan pada menit-menit akhir sebelum wasit meniupkan pluit panjang. Namun, dibabak kedua, tim Perchif tampil lebih agresif dengan terus menyerang pertahanan lawan. Gol kedua pun terjadi saat wasit menghadiahkan penalti untuk Perchif karena pelanggaran yang dilakukan pemain PP- BBR. Kesempatan ini pun langsung dimanfaatkan pemain Perchif untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1 yang skor ini bertahan hingga babak kedua usai.

Karena berimbangnya kedudukan, pertandingan akhirnya diselesaikan dengan adu penalti. Dari lima eksekutor, pemain Perchif hanya berhasil mencetak 4 gol. Sedangkan PP BBR hanya berhasil membalas 3 gol. Dengan demikian di pertandingan final ini, tim Perchif dinobatkan menjadi juara pertama turnamen sepak bola Genteng Cup ke-5 tahun 2016.

Dalam pertandingan ini, H.Idris menyampaikan, turnamen sepakbola Genteng cup ini setiap tahunnya mengalami peningkatan baik dari penyelenggaraan maupun dari kualitas pemain. Karena dari klub-klub yang mengikuti turnamen ini sebagian pemainnya adalah binaan dari PSB baik yang senior maupun yang junior. Dan itu dibuktikan dari penampilan mereka yang bisa membawa tim nya hingga menuju final.

“Saya harap dari turnamen ini para pemain bisa menunjukkan potensi serta skill yang mereka miliki agar bisa menjadi atlit sepakbola Indonesia yang bagus dan bisa membawa nama baik daerah hingga ke tingkat nasional”, ujarnya.

Apalagi sambung Idris, pembekuan terhadap PSSI telah dicabut. Semoga ini menjadi semangat kebangkitan sepakbola di tanah air kita dan menjadi motivasi bagi klub-klub di daerah untuk bangkit dan lebih maju lagi kedepannya.

Sementara itu, wakil Wali Kota Usmar Hariman yang hadir menutup turnamen Genteng Cup ini mengatakan, dari turnamen ini diharapkan muncul bibit-bibit berbakat yang memajukan pesepak bolaan di daerah yang bisa menasional hingga ke kancah internasional. Dari sini kita mengkaderisasi para pemain secara berkesinambungan dengan tetap menjunjung tinggi sportifitas agar sepakbola ini indah untuk di tonton.

Sebelum laga utama di gelar pada turnamen akhir ini diawali pertandingan eksebisi antara pengurus PSB dengan panitia acara. Pada pertandingan eksebisi ini pengurus PSB berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 2:0.

Turnamen sepakbola Genteng Cup ke-5 tahun 2016, merupakan turnamen rutin setiap tahun yang diikuti sebanyak 40 tim dari kota dan kabupaten Bogor. Turnamen ini terbuka untuk umum dan dilangsungkan selama 52 hari untuk memperebutkan piala tetap dan bergilir Kelurahan Genteng. (ndy).