Hallobogor.com, Bogor– Berbagai cara untuk menjadi sang juara pemenang dalam kompetisi proyek pembangunan revitalisasi Blok F, Pasar Kebon Kembang, Kota Bogor terus di lakukan masing-masing pihak pengembang. Tujuannya agar mendapat dukungan, simfati yang dapat meyakini dan mendapat kepercayaan dari berbagai pihak terlibat, baik dari pihak penyelenggara dalam hal ini Direksi PD-PPJ, pemangku kebijakan Walikota Bogor juga pihak paguyuban pedagang Pasar Kebon Kembang sekitar Blok F.

Adalah M. Ages salah satu calon kuat dari beberapa calon kuat yang telah lolos dari tahapan seleksi administrasi yang telah dilakukan pihak PD-PPJ Kota Bogor beberapa waktu lalu.  M. Ages merupakan pengusaha muda, Dia juga sang investor dari PT. Fortunindo Artha Perkasa.

Pada kesempatan menjelang pengumuman pemenang proyek bernilai miliaran rupiah tersebut, belum lama ini M. Ages memanfaatkan waktunya bertatap muka dengan para pedagang Paguyuban Pasar Blok F disalah satu rumah makan di Kota Bogor. Dalam pertemuannya M. Ages melakukan diskusi, berdialog  dengan para pedagang.

Sekitar hampir dua jam, dialog dari kedua belah pihak dilakukan, pembahasan pun di mulai, dari pemaparan konsep pembangunan Blok F yang dimiliki M. Ages, mengenai aturan sesuai kesepakatan, dan bagaimana cara mengakomodir ratusan pedagang yang ada di Blok F Pasar Kebon Kembang.

“Perlu saya jelaskan, bahwa pertemuan saya sebagai calon dari kompetisi proyek pembangunan Blok F Pasar Kebon Kembang, hanya memenuhi undangan dari para tokoh pedagang. Dikeaempatan ini saya banyak memaparkan visi misi serta konsep soal pembangunan blok f kepada mereka. Untuk mereka yakin bahwa saya mampu melaksanakan keinginan pedagang, maka saya diminta membuat surat pernyataan. Inti isi dari surat tersebut, akan mengakomodir seluruh aspirasi para pedagang di Blok F, jika saya menjadi pemenangnya,” jelas Ages kepada Wartawan.

Lebih lanjut Ages mengatakan, dalam proses kompetisi melalui Beauty contest oleh PDPPJ ini, jangan membuat hal yang tidak di inginkan, tetapi harus menyatukan visi dan misi perencanaan pembangunan. Menurutnya, pedagang
akan menjadi prioritas utama, dimana nantinya para pedagang lama untuk mendapatkan tempat kembali seperti existing, dan tidak akan ada pengundian dan pengocokan para pedagang.

Sementara terkait konsep, M. Ages menerangkan, untuk pembangunan Blok F, pihaknya berencana akan membangun kios yang memiliki luasan sama seperti saat ini. Rencana pembangunan hanya 3 lantai, diantaranya, semi basement, lantai dasar, lantai satu dan paling atas digunakan untuk lahan parkir.

“Jadi PT Fortunindo Artha Perkasa tidak akan membangun tinggi tinggi, karena semakin tinggi bangunan, maka akan merugikan dan memberatkan pedagang,” kata Ages.

“Untuk semi basement akan digunakan untuk para PKL, dan untuk harga bagi PKL akan dibicarakan dengan para pedagang dan PDPPJ,” tambah Dia.

Ketua Paguyuban Pedagang Blok F, Suryanto mengemukakan, bahwa pertemuanya dengan M. Ages hanya ingin mendengarkan visi dan misi dari PT Fropertindo Artha Perkasa. Maka setelah dilakukan pembahasan bersama, para pedagang mwminta beliau untuk membuat suray pernyataan, agar mengakomodir semua keinginan pedagang.

“Surat pernyataan yang dibuat sesauai janji tersebut akan diajukan ke PDPPJ oleh kami para pedagang. Perjanjian hitam diatas putih dari para perusahaan yang mengikuti Beauty contest sangat penting dibutuhkan, salah satunya PT. Frofertindo Artha Perkasa, agar siapapun perusahaan yang menjadi pemenang dan membangun Blok F nanti, mereka sudah memiliki komitmen tentang aspirasi para pedagang. Berharap siapa pemenangnya, intinya bisa mewujudkan keinginan serta hatapan para pedagang,” tandas Suryanto.

Sementara Ketua Panitia Seleksi (Pansel) beauty contest PD Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor, Syuhairi, Minggu (01/05/2016), pihaknya mengaku sudah kantungi nama perusahaan pemenang revitalisasi Blok F, Pasar Kebon Kembang. Meski demikian pihaknya enggan memberikan bocoran siapa pengembang yang digadang bakal mengakomodir keinginan pedagang di Blok F tersebut.

“Nama pemenang kami sudah kantongi, tapi mohon maaf saya tidak bisa beritahu. Diumumkannya kemungkinan hari ini Senin (02/05/2016), sebab sampai sekarang juga kami belum sampaikan hasil penilaian kepada Walikota Bogor,” pungkas Syuhaeri saat dihubungi, Minggu (01/05/2016). (dan).