Hallobogor.com, Bogor – Mahasiswa Politeknik Pembangunan (Polbangtan) Bogor Fasha Maulana menorehkan prestasi menjadi ‘runner up’ Duta Putra Putri Padi Jawa Barat 2018 dengan mengusung misi peran generasi muda dalam mempertahankan dan memajukan pertanian Indonesia.

“Ini motivasi terbesar saya, mampu terus memajukan dan mempertahankan pertanian Indonesia, khususnya Jawa Barat,” kata Fasha saat dihubungi Antara di Bogor, Rabu (26/12/2018).

Fasha menjadi salah satu peserta dari 200 generasi muda yang mengikuti ajang Duta Putra Putri Padi Jawa Barat yang diselenggarakan oleh Ibraz class didukung oleh Kementerian Pertanian, Pemerintah Provinsi Jawa barat, KTNA, AB2TI, Komunitas Sapi Indonesia yang lainnya.

Menurutnya, motivasi untuk mengikuti kontes tersebut adalah untuk berperan aktif dan mengajak masyarakat khususnya generasi milenial dalam mewujudkan visi pembangunan pertanian Indonesia menujung lumbung pangan dunia.

“Ingin mewujudkan lumbung padi di Jawa Barat sesuai alasan dilaksanakan acara ini,” katanya.

Dari 200 peserta yang mengikuti kontes, setelah diseleksi terpilih 23 peserta, salah satunya Fasha. Para peserta berasal dari beberapa kota dan kabupaten yang ada di wilayah Jawa Barat.

Fasha berkesempatan menjadi perwakilan Kota Bogor, dan berhasil meraih posisi kedua setelah tempat pertama ditempati oleh Rian Nugraha dari Kabupaten Karawang.

Menurut Fasha, dalam kegiatan tersebut dirinya mengusung pemikiran tentang Indonesia membutuhkan pionir muda pertanian yang mampu menghasilkan inovasi dan teknologi dalam sektor pertanian.

Pemuda lanjutnya, mampu menjadikan pertanian suatu hal yang berpengaruh terhadap kehidupan serta dimanfaatkan baik segi estetika maupun hasil pertanian.

“Dan tugas kita (generasi zaman now) sekarang mendukung program pemerintah dan terus mengenalkan akan urgensi pertanian,” kata Fasha.

Sementara itu, Dedy Kusnadi selaku Dosen Pembimbing mengatakan pemilihan Duta Putra Putri Padi Jawa Barat 2018 adalah ajang pemilihan duta padi sekaligus pelestarian alam.

“Kegiatan ini dilakukan karena pentingnya peran pemuda dalam sektor pertanian sehingga diharapkan lewat ajang ini para pemuda mampu berkontribusi baik sebagai komunikator dan promotor sektor pertanian Indonesia khususnya di Jawa Barat,” kata Dedy. seperti dikutip Indonesiaraya.co.id. (lai)