Hallobogor.com, Bogor – Sekretaris Dinas (Sekdis) Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (DLLAJ) Kota Bogor, Endang, menegaskan bahwa Terminal Baranangsiang harus dikosongkan dari bus pada malam hari sejak ditutup pukul 23.00 Wib. “Aturannya memang seperti itu,” tegasnya.

Jika masih ditemukan ada bus yang menginap di terminal maka diupayakan diangkut ke luar. “Kalau ada yang mogok juga sama, diangkut keluar,” katanya.
Lebih lanjut ditegaskannya lagi, jika ada sopir yang membandel maka akan diberikan sanksi.

“Karena sebetulnya kalau banyak bus menginap merugikan pihak terminal. Misalnya susah dibersihkan dan rawan terjadi tindakan kejahatan maupun digunakan kemaksiatan,” ungkapnya.

Endang mengatakan pula dalam waktu dekat pihaknya akan segera memanggil pihak-pihak terkait di antaranya Kepala UPT Terminal Baranangsiang Islahuddin, untuk membahas soal bus menginap dan beragam persoalan lain seperti pungutan liar.

Pantauan pada Kamis malam (20/8), area Terminal Baranangsiang sudah bersih dari bus yang menginap. Sejumlah bus memilih parkir di bahu Pajajaran.(cep)