Hallobogor.com, Jakarta – Bok choy atau pok choi merupakan salah satu sayuran pokok untuk hidangan di Asia, yang ternyata sudah menjadi bahan untuk pengobatan China sejak abad kelima.

Bok choy dibanjiri manfaat kesehatan, sebagai obat anemia hingga diabetes.

Dalam pengobatan kuno, bok choy biasa digunakan untuk menyembuhkan batuk, demam dan penyakit serupa. Dengan tekstur yang renyah saat dikunyah, bok choy begitu diminati sebagai hidangan tambahan.



Berikut ini adalah manfaat kesehatan dari bok choy seperti dilansir Boldsky, Selasa (22/1/2019).

1. Meningkatkan kekuatan tulang

Bok choy kaya kandungan mineral seperti magnesium, zat besi, kalsium dan zinc yang akan berdampak langsung pada peningkatan kekutan tulang. Hal itu dapat membantu dalam mencegah timbulnya osteoporosis serta membatasi penyakit tulang yang berkaitan dengan usia. Kombinasi vitamin K dan kandungan kalsium dalam bok choy sama-sama bermanfaat karena menurunkan resiko patah tulang, karena mempromosikan pengembangan matriks tulang yang seimbang.

2. Mengurangi tekanan darah

Kandungan kalium, kalsium dan magnesium yang tinggi dalam bok choy membantu menurunkan secara alami tingkat tekanan darah yang tinggi. Kalium dalam sayuran berfungsi sebagai vasodilator sehingga mengurangi ketegangan dalam pembuluh darah.

3. Meningkatkan kesehatan jantung

Kombinasi fosfor, magnesium, dan serat dalam bok choy membantu menjaga kesehatan jantung. Selain itu, kandungan folat, potasium, vitamin C, dan vitamin B6 berkontribusi untuk menjaganya. Mineral dalam daun bekerja dengan membersihkan racun dan kolesterol dari arteri serta mengurangi kadar homocysteine dalam darah yang dapat menyebabkan berbagai masalah kardiovaskular.

Mengonsumsi bok choy secara teratur dapat membantu mengelola fungsi jantung dan membatasi serangan stroke, serangan jantung serta aterosklerosis.

4. Menghilangkan radikal bebas

Senyawa berbasis sulfur seperti isotiosianat yang hadir dalam bok choy, berubah menjadi glukosinolat saat dikonsumsi dan mempromosikan penghapusan radikal bebas penyebab kanker.

Sayuran ini dikenal memiliki sifat antikanker dan penelitian telah mengungkapkan bahwa bok choy dapat mengurangi resiko kanker paru-paru, prostat, dan kanker usus besar. Kandungan folat dalam bok choy mencegah kerusakan sel dan memperbaiki DNA. Demikian juga, selenium dalam bok choy berguna untuk membatasi perkembangan tumor.

5. Mengobati anemia

Kandungan folat yang tinggi dalam bok choy membantu penyerapan zat besi sehingga meningkatkan produksi sel darah merah. Bok choy juga memiliki kandungan zat besi yang baik sehingga dapat menjaga kadar hemoglobin agar tetap stabil.

6. Meningkatkan kesehatan mata

Beta-karoten, selenium, vitamin K, dan vitamin C dalam bok choy bekerja untuk meningkatkan dan menjaga kesehatan mata. Karotenoid dalam daun hijau bertindak sebagai pelindung pada saluran koroner mata. Kandungan vitamin A dalam bok choy juga membantu mencegah perkembangan stres oksidatif di retina serta degenerasi makula. Ini juga membantu mencegah mata dari katarak dan glaukoma.

7. Mengobati diabetes

Penelitian telah mengungkapkan bahwa bok choy memiliki dampak positif pada diabetes. Artinya, bok choy membantu dalam menjaga kadar gula dan tidak meningkatkan kadar diabetes. Ini terbukti bermanfaat bagi seseorang yang menderita diabetes tipe 2. Demikian, seperti dikutip Indonesiaraya.co.id. (mar)