Hallobogor.com, Bogor – Edgar Suratman Calon Wali Kota Bogor dari jalur perseorangan bersilaturahmi dengan mantan Wali Kota Bogor dua priode Diani Budiarto di sebuah restoran di Jalan Pajajaran, Kota Bogor, Minggu (10/12/2017).

Dalam pertemuan itu Edgar tak sekadar bertemu, namun Edgar berharap restu sekaligus menyerap ilmu dari Diani Budiarto. Edgar pun belajar banyak tentang kepemimpinan dan bagaimana menjalankan program yang terbaik untuk kesejahteraan warga masyarakat Kota Bogor kepada mantan Wali Kota Bogor dua periode tersebut.

Diani Budiarto mengatakan, bahwa dirinya mengapresiasi ada birokrat senior yang memantapkan langkahnya untuk maju di Pilkada Kota Bogor, terlebih melalui jalur independen yang belum dilakukan birokrat Kota Bogor sebelumnya.

“Baguslah, ada perwakilan birokrat yang maju di Piwalkot 2018, saya apresiasi. Apalagi diketahui saat ini Edgar merupakan birokrat senior,” ungkap Diani usai pertemuan.

Diani memastikan bahwa seorang birokrat sudah memiliki pengalaman karena pernah menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, apalagi PNS itu yang melayani masyarakat.

“Saya kira Edgar bisa membenahi Kota Bogor, ya itu tadi karena birokrat berpengalaman. Sudah mengetahui seluk beluk Kota Bogor dan sedikit banyak mengetahui keinginan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Edgar Suratman mengatakan, pertemuan dirinya dengan Diani Budiarto sekadar silaturahmi dan makan bersama. Kedekatannya karena hubungan yang baik saat sama-sama menjadi birokrat ataupun ketika menjadi pejabat pada era Diani Budiarto sebagai Wali Kota Bogor.

“Saya banyak belajar dari Pak Diani bagaimana beliau memimpin Kota Bogor. Masukan dan berbagai saran pun diberikan kepada saya,” beber mantan PNS yang sudah mengabdikan diri selama 32 tahun itu.

Edgar dalam kesempatan ini mengaku, ia juga siap bersilaturahmi dengan siapapun, karena menjaga tali silaturahmi itu penting. Terlebih silaturahmi sesama birokrat masih lekat terjaga, seperti Diani Budiarto yang sudah dianggap sebagai kakak.

“Dari silaturahmi juga mungkin bisa mendapatkan masukan bagaimana menyelesaikan persoalan-persoalan di Kota Bogor,” pungkasnya. (dns)