Hallobogor.com, Leuwiliang – Warga Kampung Babakan Sirna, Desa Karekel, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat tanpa busana yang menyangkut di bebatuan sungai Cianten Sabtu pagi, (12/02/2016).

Mayat pria yang belum diketahui identitasnya tersebut ditemukan sudah membengkak dan membusuk hingga mengeluarkan bau tidak sedap.

Seperti dikutip Halloapakabar.com, Kapolsek Leuwiliang, Kompo I Nyoman Supartha menuturkan, anggota polsek Leuwiliang mendapatkan laporan dari warga Kampung Babakan sirna Rt. 01/01 Desa Karehkel, Kecamatan Leuwiliang sekitar pukul 07:00 wib adanya penemuan mayat yang sudah membusuk di bantaran kali Cianten.

“Ketika di cek di lokas, ki tidak menemukan identitas. Kondisi korban sudah membusuk diduga sudah meninggal beberapa hari,”jelas Kapolsek kepada Hallobogor.com.

Dari keterangan saksi, tambah Kapolsek. Korban ditemukan salah satu warga saat hendak mandi di sungai Cianten dan melihat korban tersangkut diantara bebatuan sungai Cianten.

“Dari ciri-ciri fisik tubuh, korban memiliki tinggi badan sekitar 160 cm, rambut pendek, usia diperkirakan 40 tahun. Ada penemuan korban yang meninggal di bantaran kali sudah di sosilisasikan akan tetapi warga yang berada di sekitar lokasi penemuan juga tak mengenali jasad pria tersebut,”tambahnya.

Pihaknya juga menghimbau kepada masayarakat yang merasa kehilangan anggota keluaraga dengan ciri- ciri tersebut agar melapor ke polsek Leuwiliang .

“Saat ini jenazah korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Leuwiliang. Tak ada bekas-bekas kekerasan di tubuh korban, diduga hanyut sa at mandi di kali,”pungkasnya.(eco).