Hallobogor.com, Megamendung – Hujan yang terus mengguyur kawasan Puncak dan sekitarnya sejak Sabtu dan Minggu kemarin mengakibatkan longsor di wilayah Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Minggu (13/12/2015) sekira pukul 16.00 wib. Bencana longsor terjadi di dua desa.

Titik bencana pertama, sebuah tebing longsor terjadi di Kampung Pasir Purut RT 3/7, Desa Gadog. Akibat longsoran tebing setinggi 5 meter ini, sedikitnya tiga unit rumah warga mengalami rusak berat.

Seperti dikutip Halloapakabar.com, menurut keterangan yang dikumpulkan sejak Sabtu, di lokasi tersebut sebelumnya sudah terlihat ada tanah yang retak. Tapi warga tidak menduga, pada Minggu sore kemarin, tebingan itu ambrol dan merusak rumah yang ada di lokasi.

Kepala Desa Gadog, Dedi Supriadi, dibantu warga setempat bahu membahu melakukan penanganan darurat. Kades menyebutkan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. “Semua jiwa yang ada di tiga rumah itu berhasil selamat. Tetapi bagunan rumah mereka mengalami kerusakan yang masuk ke kategori berat. Kami dan warga bahu membahu melakukan penanganan sementara. Dan kejadian ini sudah kami laporkan ke pihak-pihak terkait,” ujarnya.

Sementara itu, tim Siaga Bencana Megamendung juga sudah ke lokasi melakukan evakuasi.
Masih di Kecamatan Megamendung, bencana tanah longsor lainnya terjadi di Desa Sukamaju. Tidak ada korban jiwa atau pun rumah milik warga yang tergerus longsor. Namun, longsor tebingan di tepi Jalan Cikopo Selatan tersebut sempat menutup badan jalan.

Sedangkan, untuk wilayah Cisarua, hingga Minggu malam, masih dalam kondisi aman. Hanya, di wilayah itu, akibat derasnya hujan, drainase jalan potokol dan jalan milik Kabupaten Bogor mulai mengalami kehancuran. (dang)